Ahad, 23 Januari 2022 / 19 Jumadil Akhir 1443 H

Nasional

Karzai dan Taliban Akan Berunding

Bagikan:

Presiden boneka Afghanistan, Hamid Karzai, direncanakan akan mengadakan perundingan pertamanya secara langsung dengan anggota bekas penguasa Taliban. Seperti di kutip al-Jazira, kemarin, rombongan anggota Taliban yang diketuai bekas Menteri Kesehatan, Mullah Abbas, secara rahasia tiba di Kabul untuk perundingan itu sejak pertama pemerintahan Taliban disingkirkan oleh AS. Langkah itu bertujuan memperbaiki hubungan kedua belah pihak dan sebagai sebahagian usaha pemerintah boneka Afghanistan untuk membujuk anggota tersebut, katanya. Perundingan itu diadakan untuk membantah adanya serangan terhadap tentara AS) di wikayah itu yang diyakini dilakukan oleh anggota Taliban. Karzai, bagaimanapun juga telah diberi lampu hijau oleh AS untuk mengadakan perundingan. Namun ia direstui Washington yang sebelum ini gagal karena diangap tidak mampu melunakkan anggota kelompok itu. Sejak kejatuhan Taliban November 2001, pasukan AS yang berada di negara itu masih mencapai 10 ribu orang, yang ditugaskan untuk memburu anggota itu. Jumaat lalu, dua anggota pasukan telah AS terbunuh dalam kejadian tembak menembak berdekatan dengan wilayah perbatasan Pakistan. Sejak beberapa bulan lalu, serangan terhadap sasaran asing dan pusat pemerintahan menimbulkan kekhawatiran pemerintahan boneka Afghan dan AS bila Taliban dan al-Qaidah akan hidup dan aktif kembali. (afp/cha)

Rep: Ahmad Sadzali
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

NU Siap Pasang Badan Penutupan Dolly

NU Siap Pasang Badan Penutupan Dolly

“Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin”, Buku Tentang Muhammadiyah Diluncurkan

“Bulan Sabit Terbit di Atas Pohon Beringin”, Buku Tentang Muhammadiyah Diluncurkan

Prof Din: Gus Solah Pergi Saat Umat Memerlukannya

Prof Din: Gus Solah Pergi Saat Umat Memerlukannya

Indonesia Juara Pengangguran Usia Muda Terbesar se-Asia Pasifik

Indonesia Juara Pengangguran Usia Muda Terbesar se-Asia Pasifik

Pengamat: #2019GantiPresiden Ditunggangi oleh Realitas Negeri ini

Pengamat: #2019GantiPresiden Ditunggangi oleh Realitas Negeri ini

Baca Juga

Berita Lainnya