Ahad, 17 Oktober 2021 / 11 Rabiul Awwal 1443 H

Info Halal

RI-Chile Tandatangani MoU Jaminan Produk Halal untuk Perkuat Hubungan Dagang

Ist.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Pemerintah Republik Indonesia dan Republik Chile menandatangani Memorandum of Understanding (MoU) di bidang Jaminan Produk Halal (JPH). Sinergi ini bertujuan meningkatkan hubungan perdagangan antara kedua negara.

MoU ditandatangani oleh Kepala Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) Sukoso dan Duta Besar Republik Chile untuk Indonesia Gustavo Ayares Ossandon. Penandatangaan MoU dilakukan bersamaan gelaran Indonesia-Latin America and Caribbean (INA-LAC) Business Forum  atau Forum Bisnis Indonesia-Amerika Latin dan Karibia 2020. Forum ini digelar di Jakarta, 9-11 November 2020.

“Penandatanganan MoU ini akan memperkuat sinergi dan dapat membuat Indonesia dan Chile menjadi pemain penting dalam pasar halal global,” kata Menteri Agama Fachrul Razi, yang turut menyaksikan penandatangan secara virtual, Senin (09/10/2020) dirilis Kementerian Agama.

Menurut Menag, Indonesia berkomitmen untuk mendukung kemajuan industri halal global. Penandatangan kerja sama dengan Chile adalah salah satu bentuk komitmen Indonesia untuk mewujudkan semboyan “Halal Indonesia untuk Masyarakat Dunia”.

Menurut Menag, ada keinginan besar untuk membangun pasar halal global. Sampai saat ini katanya ada sekitar 73 intitusi halal dari berbagai negara di dunia ingin melakukan kerja sama dan membuat kesepakatan dengan Indonesia.

“Beruntung, Chile menjadi negara pertama yang menandatangani kesepakatan dengan Indonesia,” kata Menag. “Saya berharap, penandatanganan MoU ini dapat meningkatkan penjualan produk halal di dua negara.”

Sebelumnya, Kepala BPJPH Sukoso menyatakan kerja sama ini merupakan kelanjutan dari proses komunikasi yang telah dilakukan secara intensif antara Republik Indonesia dengan Negara Latin America dan Caribbean. “Khususnya pada pertemuan di tahun 2019 yang dilaksanakan di Denpasar, Bali. Tujuannya untuk meningkatkan hubungan perdagangan produk halal kita,” kata Sukoso.

“Kita tekankan pentingnya membangun hubungan perdagangan dengan negara-negara Latin dan Caribbean dengan menekankan pentingnya kehalalan produk, karena 62% wilayah Asia Pasifik merupakan pangsa pasar halal dunia dan Indonesia berada di wilayah ini sebagai negara yang berpenduduk Muslim terbesar di Dunia,” imbuhnya.

MoU yang berlaku selama lima tahun ini bertujuan untuk membangun saling pengertian antara pemerintah Indonesia dan Chile terkait jaminan produk halal. Di dalamnya terdapat empat cakupan kesepakatan.

Pertama, saling memperkuat pengetahuan tentang jaminan kualitas produk halal, khususnya dalam bidang teknologi, sumber daya manusia, sarana dan prasarana, serta penelitian dan pengembangan.

Kedua, penilaian kesesuaian proses penjaminan mutu halal melalui saling pengakuan dan saling menerima hasil.

Ketiga, saling pengakuan sertifikat halal yang diterbitkan oleh badan akreditasi halal yang diakui oleh masing-masing negara.

Keempat, promosi dan penyebaran informasi akreditasi halal, penilaian kesesuaian, informasi komersial, dan bidang kepentingan bersama lainnya yang melibatkan masing-masing badan pemerintah, badan usaha publik, dan swasta.*

Rep: SKR
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

LPPOM MUI: Halal Sebagai Bahasa Universal

LPPOM MUI: Halal Sebagai Bahasa Universal

Dalam Setahun, LPPOM MUI Riau Terbitkan Lebih 350-400 Sertifikat Halal UMKM

Dalam Setahun, LPPOM MUI Riau Terbitkan Lebih 350-400 Sertifikat Halal UMKM

Buka Rakornas LPPOM MUI, KH Ma’ruf Amin: Sertifikasi Halal untuk Melindungi Umat

Buka Rakornas LPPOM MUI, KH Ma’ruf Amin: Sertifikasi Halal untuk Melindungi Umat

Halal Watch: Jaminan Produk Halal Mendesak Diberlakukan

Halal Watch: Jaminan Produk Halal Mendesak Diberlakukan

LPPOM: MUI Tersinggung atas Penyusunan PP Turunan UU JPH

LPPOM: MUI Tersinggung atas Penyusunan PP Turunan UU JPH

Baca Juga

Berita Lainnya