LPPOM Terbuka bagi UMKM untuk Sertifikasi Halal Produk

LPPOM MUI bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) mendampingi para pelaku UMKM.

LPPOM Terbuka bagi UMKM untuk Sertifikasi Halal Produk
Logo LPPOM MUI

Terkait

Hidayatullah.com– Belum semua pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) mengetahui proses sertifikasi halal. Oleh karena itu, Lembaga Pengkajian Pangan, Obat-obatan, dan Kosmetika Majelis Ulama Indonesia (LPPOM MUI) terus melakukan sosialisasi terkait proses sertifikasi halal.

Kepala Bidang Sosialisasi dan Edukasi Halal LPPOM MUI, Lia Amalia, menyampaikan, LPPOM MUI sangat terbuka kepada para pengusaha UMKM yang ingin mensertifikasi halal produknya.

Dalam hal ini, LPPOM MUI bekerja sama dengan Ikatan Mahasiswa Peduli Halal (IMAPELA) mendampingi para pelaku UMKM dalam mengurus kelengkapan persyaratan sertifikasi halal hingga sertifikasi halal siap diluncurkan.

Baca: IHW: Negara Wajib Biayai Sertifikasi Halal UMKM

“Alhamdulillah, sudah beberapa UMKM lolos sertifikasi dibantu oleh pendampingan dari IMAPELA,” ungkap Lia Amalia kutip laman resmi LPPOM MUI, Rabu (13/03/2019). Hal itu ia sampaikan saat melakukan sosialisasi halal produk pada 11 Maret 2019 di International Convention Centre, Bogor, Jawa Barat bertema “Rasa (Rahasia Sukses Bersama) Kikkoman Halal Kitchen”.

Chef Stefu Santoso, yang juga dihadirkan sebagai pembicara di acara ini, mengungkapkan bahwa halal bukan hanya bicara tentang kandungan produk, melainkan keseluruhan prosesnya.

Baca: Pro UMKM, LPPOM MUI Beri Sertifikat Halal Gratis Penjual Gorengan

Sebelumnya diberitakan hidayatullah.com, Direktur Eksekutif Indonesia Halal Watch (IHW), Ikhsan Abdullah, mengkritisi pasal 44 ayat 1 Undang-Undang (UU) No 33 Tahun 2014 tentang Jaminan Produk Halal (JPH).

Isi pasal itu, biaya sertifikasi halal dibebankan kepada pelaku usaha yang mengajukan permohonan sertifikat halal. Dengan kata lain, sertifikasi halal tidak gratis. Bagaimana dengan pelaku usaha yang tidak mampu secara ekonomi?

Baca: IHW: Negara Wajib Biayai Sertifikasi Halal UMKM

Ikhsan meminta negara yang membayarkannya.

“Karena (pada Oktober 2019) negara mewajibkan sertifikasi halal bagi semua produk yang beredar, maka negara wajib membiayai sertifikasi halal bagi pelaku usaha yang kurang memiliki kemampuan,” tegasnya dalam acara refleksi akhir tahun mengenai sertifikasi halal di Cikini, Jakarta, Selasa (11/12/2018).*

Rep: Admin Hidcom

Editor: Muhammad Abdus Syakur

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !