Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Info Halal

MUI Tegaskan, Imunisasi Boleh tapi Wajib dengan Vaksin Halal dan Suci

muhammad abdus syakur/hidayatullah.com
Gedung MUI Pusat di Jl Proklamasi, Jakarta.
Bagikan:

Hidayatullah.com– Sekretaris Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia (MUI) Pusat, Asrorun Ni’am, menjelaskan, secara umum MUI telah menetapkan bahwa imunisasi diperbolehkan.

Akan tetapi, katanya, fatwa tersebut tidak serta merta menegaskan bahwa praktek imunisasi di lapangan itu dibolehkan.

“Karena kebolehan imunisasi itu dengan syarat. Imunisasi itu adalah sebuah proses untuk mencegah sebuah penyakit dibolehkan,” ungkapnya saat menerima audiensi masyarakat terkait sosialisasi imunisasi di Gedung MUI Pusat, Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (12/10/2017).

Baca juga: MUI: Vaksin Berbahan Najis dan Haram Hukumnya Haram

Syarat diperbolehkannya imunisasi, jelasnya, harus dengan vaksin yang halal dan suci.

“Saya tegaskan imunisasi vaksin pada dasarnya dibolehkan tetapi wajib dengan vaksin yang halal dan suci,” tegasnya.

Lalu, sambungnya, penggunaan vaksin imunisasi yang berbahan haram atau najis hukumnya haram.

“Kecuali digunakan pada kondisi darurat atau hajat, belum ditemukan bahan vaksin yang halal dan suci, adanya keterangan tenaga medis yang kompeten dan dipercaya bahwa tidak ada vaksin yang halal,” imbuh Ni’am.

Baca juga: “ASI, Vaksinasi, dan Dukungan terhadap Ibu Menyusui”

Ia mengatakan, imunisasi juga bisa wajib dilakukan jika seseorang yang tidak diimunisasi dapat menyebabkan kematian, penyakit berat, atau kecacatan permanen yang mengancam, berdasarkan keterangan ahli yang dipercaya.

Sebaliknya, tegasnya, imunisasi juga tidak diperbolehkan jika menurut ahli dapat menimbulkan dampak yang berbahaya.* Ali Muhtadin

Rep: Admin Hidcom
Editor: Muhammad Abdus Syakur

Bagikan:

Berita Terkait

IHW: RUU Cilaka Berpotensi Hilangkan Peran Ulama pada Sertifikasi Halal

IHW: RUU Cilaka Berpotensi Hilangkan Peran Ulama pada Sertifikasi Halal

Sertifikasi Halal di Kamboja Meningkatkan Kepercayaan Wisatawan Muslim

Sertifikasi Halal di Kamboja Meningkatkan Kepercayaan Wisatawan Muslim

LPPOM MUI: Auditor Halal Harus Kompeten dan Berakhlak Baik

LPPOM MUI: Auditor Halal Harus Kompeten dan Berakhlak Baik

LPPOM MUI Kepri Serahkan Sertifikat Halal Malaya Cafe

LPPOM MUI Kepri Serahkan Sertifikat Halal Malaya Cafe

Gubernur Babel: Sertifikat Halal Beri Rasa Aman dan Nyaman

Gubernur Babel: Sertifikat Halal Beri Rasa Aman dan Nyaman

Baca Juga

Berita Lainnya