Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Langsung dari Gaza

Kita Ke Laut Gaza Menjajal Gencatan Senjata

Salim A. Fillah, kedinginan sekaligus kegirangan menaiki perahu meninggalkan pelabuhan Gaza/ SA
Bagikan:

Hidayatullah.com | SahabatAlAqsha.com–Kemarin lusa, Tim Amanah Indonesia (SA2Gaza) melaut ke lepas pantai kota Gaza sampai sejauh sekitar satu mil. “Sejak gencatan senjata usai serangan Nopember lalu, para nelayan kita sudah bisa mencari ikan sampai 6-7 mil laut,” jelas Ayman Baroud, seorang perwira polisi laut Palestina yang menemani para relawan kita.

Awan mendung yang melingkupi langit Jalur Gaza sejak ketibaan para relawan tak ada. Langit biru cerah di ujung horison menyatu dengan gejolak ombak Laut Tengah bulan Desember.

Sejauh mata memandang sudah tak ada lagi kapal-kapal perang angkatan laut zionis yang berpatroli, seperti yang terlihat bulan April lalu.

“Mereka menjauh sampai antara 8-10 mil,” jelas Ayman.

Namun begitu, kata Ayman, masih saja ada satu dua nelayan yang ditembaki perahunya saat mencari ikan. Bahkan diantara mereka ada yang ditangkap dan dipenjara. Tapi jumlahnya sudah menurun drastis dibandingkan sebelum gencatan senjata.

Di jalan pinggir pelabuhan kota Gaza, sudah semakin banyak pedagang ikan berjualan. Alhamdulillah.

Para relawan kita kembali ke pelabuhan Gaza. Alhamdulillah, para perompak sudah mundur dari wilayah angkaranya. Ayo kerja lebih keras sampai Masjidil Aqsha dan tanah suci Palestina merdeka! foto: Sahabat Al-Aqsha

Sayangnya, kemarin lusa, tim relawan kita tidak diizinkan Allah menjumpai lagi Amjad As-Syrafi, Ketua Persatuan Nelayan Palestina di Gaza. Bulan April lalu Tim Amanah Indonesia melaut bersamanya. Ini laporannya waktu itu: http://sahabatalaqsha.com/sa2gaza/?p=311

‘Ala kulli haal, para polisi laut Palestina yang solat, ngobrol, dan melaut bersama para relawan kita nampaknya optimis, dalam waktu tak lama lagi gencatan senjata akan berlanjut dengan kemerdekaan total seluruh pantai dan laut Palestina.

“Insya Allah, tidak lama lagi dari Gaza ke Tel Rabi’ (bahasa Arab untuk Tel Aviv) kita bisa naik perahu ini dengan bebas…,” kata salah seorang dari mereka. Disambut seluruh penumpang kedua perahu… Amiin…* 

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Jabaliya, Ibukota Intifadhah Pertama

Jabaliya, Ibukota Intifadhah Pertama

Remaja yang Diamputasi Bisa Kembali Bermain Sepak Bola Setelah Pembatasan Covid-19 Mereda di Gaza

Remaja yang Diamputasi Bisa Kembali Bermain Sepak Bola Setelah Pembatasan Covid-19 Mereda di Gaza

Hamas: Seharusnya Negara Muslim Seperti Indonesia Memasok Kami Senjata

Hamas: Seharusnya Negara Muslim Seperti Indonesia Memasok Kami Senjata

Komandan Divisi Kesepuluh Assad Terbunuh di Ithriya

Komandan Divisi Kesepuluh Assad Terbunuh di Ithriya

Hanya di Gaza: Tentara dan Polisi Berunjuk Rasa Membela Rakyat

Hanya di Gaza: Tentara dan Polisi Berunjuk Rasa Membela Rakyat

Baca Juga

Berita Lainnya