Empat Tahun Serangan Koalisi AS di Suriah Bunuh 3.300 Warga Sipil

Koalisi AS mengatakan serangan tidak sengaja membunuh 1.061 warga sipil di Iraq dan Suriah hingga 30 Juli 20918

Empat Tahun Serangan Koalisi AS di Suriah Bunuh 3.300 Warga Sipil

Terkait

Hidayatullah.com–Observatorium Suriah untuk Hal Asasi Manusia, dalam laporannya yang dikutip The New Arab, hari Ahad (23/9/2018) mengatakan, serangan udara yang dilancarkan koalisi pimpinan Amerika Serikat telah menjadi penyebab kematian bagi 3.300 warga sipil di Suriah.

Jumlah tersebut terhitung sejak AS pertama kali melancarkan serangan udara ke Suriah dengan menargetkan kelompok ISIS pada 23 September 2014.

Koalisi AS mulai melancarkan serangan terhadap target kelompok teroris ISIS di Iraq pada Agustus 2014, di mana organisasi itu memproklamirkan berdirinya kekhalifahan.

Baca: Hamas Kecam Serangan Amerika di Suriah 

Jumlah yang disebutkan dalam laporan itu hampir tiga kali lebih besar dibandingkan klaim yang dirilis koalisi pimpinan AS, yang hanya mencatat sekitar 1.000 warga sipil tewas, baik di Suriah maupun Irak.

Washington juga mengatakan telah melakukan segala cara untuk menghindari jatuhnya korban sipil.

Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia yang berbasis di London, Inggris, mencatatkan bahwa serangan udara koalisi ke Suriah telah membunuh 3.331 warga sipil.

Data tersebut diperoleh melalui jaringan sumber di dalam Suriah, serta melacak pola penerbangan, pesawat yang terlibat dan amunisi yang digunakan untuk menentukan pihak yang melakukan serangan.

“Di antara korban warga sipil yang tewas termasuk 826 anak-anak dan 615 perempuan,” kata kepala Observatorium, Rami Abdel Rahman. Sementara dalam laporan resmi yang dipublikasikan bulan lalu, koalisi AS mengatakan serangan yang mereka lancarkan telah secara tidak sengaja membunuh 1.061 warga sipil di Iraq dan Suriah hingga 30 Juli 20918.

Baca: Dunia Arab Mendukung Serangan AS ke Suriah

Koalisi juga masih menilai 216 laporan lanjutan terkait korban sipil dengan beberapa di antaranya adalah serangan yang dilancarkan pada 2014.

“Sejauh mana perbedaan dalam jumlah korban, koalisi telah mendasarkan pada temuan fakta dan bukti.”

“Kami tidak mengklaim menyediakan angka pasti, tetapi mengatakan bahwa itu didasarkan pada bukti-bukti yang ada,” kata Juru Bicara Koalisi AS Sean Ryan.*

Rep: Ahmad

Editor: Cholis Akbar

Berita ini juga dapat dibaca melalui m.hidayatullah.com dan Segera Update aplikasi hidcom untuk Android . Install/Update Aplikasi Hidcom Android Anda Sekarang !

Topik: , , , , ,

Sebarkan tautan berikut :

Baca Juga Berita Menarik Lainnya !