Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

Rusia dan AS “Main Mata” di Suriah

Duta Besar AS untuk PBB Nikki Halley dan Duta Besar Rusia untuk PBB Vassily Nebenzia berpelukan mendesak Dewan Keamanan PBB
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rusia buka-bukaan bahwa negara ini telah memperingatkan Amerika Serikat mengenai “garis merah” yang tidak boleh dilanggar sebelum Amerika Serikat melancarkan serangan udara ke Suriah.

Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov dilaporkan telah berkata bahwa para pejabat Amerika telah dihubungi sebelum AS, Inggris dan Prancis meluncurkan peluru kendalinya ke Suriah akhir pekan lalu itu.

“Ada kontak antarpemimpin militer, antar para jenderal, antar wakil-wakil kami dan koalisi,” kata Lavrov seperti dikutip Antara dari Sky News.  “Mereka diberi tahu soal di mana garis merah kami, termasuk garis merah di darat, secara geografis. Dan hasilnya menunjukkanh mereka tidak melanggar garis merah-garis merah itu.”

Baca: Berharap Kedamaian Suriah dari Tangan AS dan Rusia

Sekitar 105 peluru kendali diluncurkan ke Suriah untuk menjawab dugaan serangan kimia ke Douma, Suriah, pada  7 April yang menewaskan sekitar 40 orang.

Baca: 5 Skenario yang Akan Dihadapi AS di Suriah

Rusia mengancam akan membalas jika diserang, dan faktanya ternyata mereka sudah saling mengontak sebelum serangan dilakukan.

Rusia, sekutu utama Suriah, membantah ada penggunaan senjata kimia oleh pemerintah Suriah.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Qatar Sumbang  50 Juta USD untuk Rakyat Suriah

Qatar Sumbang 50 Juta USD untuk Rakyat Suriah

Pasca Pengeboman, Penduduk Suriah Alami Kekurangan Pasokan Air

Pasca Pengeboman, Penduduk Suriah Alami Kekurangan Pasokan Air

Lebih dari 180 Migran Tak Berdokumen Ditahan di Turki

Lebih dari 180 Migran Tak Berdokumen Ditahan di Turki

Negosiator Oposisi: Uni Eropa Harus Bantu Dorong Iran Keluar Suriah

Negosiator Oposisi: Uni Eropa Harus Bantu Dorong Iran Keluar Suriah

Jundul Aqsa Bebaskan 57 Anggota Ahrar Syam

Jundul Aqsa Bebaskan 57 Anggota Ahrar Syam

Baca Juga

Berita Lainnya