Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

AS Akui Adanya Senjata Kimia di Ghouta Timur

Sebagian besar korban serangan gas kimia beracun Rezim Bashar al Assad ini adalah anak-anak
Bagikan:

Hidayatullah.com—Amerika Serikat tidak meragukan bahwa senjata kimia telah digunakan pada penduduk sipil Suriah di Ghouta Timur, dan bersiap menggunakan “mekanismenya sendiri” untuk menyelidiki serangan itu, kata Kemenlu AS hari Selasa.

“Amerika Serikat yakin dan tahu bahwa beberapa jenis senjata kimia telah digunakan,” jubir wanita Heather Nauert mengatakan pada para wartawan ketika ditanya apakah AS akan menunggu penyelidikan oleh Organisasi Pelarangan Senjata Kimia (OPCW).

“Kami tidak mengetahui kapan waktu mereka dapat masuk, mengumpulkan informasi,” katanya, merujuk pada OPCW. “Kami memiliki intelejen kami, dan nantinya mereka memiliki informasi mereka dari lapangan. Jadi kami memiliki berbagai jenis informasi,” ujarnya dikutip Albawaba.

Mengutip pengumuman OPCW bahwa organisasi itu akan segera mengumpulkan bukti di lapangan, dia mengatakan Washington melihat kelompok itu sebagai sebuah “badan yang netral” yang dapat mengumpulkan bukti namun pemerintah AS juga memiliki mekanismenya sendiri.

Baca: Rezim Assad Menargetkan Ghouta Timur dengan Gas Klorin

Rezim Bashar al Assad menyerang targetnya di distrik Douma Ghouta Timur pada Sabtu, menggunakan gas beracun yang menyebabkan 78 penduduk sipil terbunuh, menurut laporan Pertahanan Sipil Suriah, dikenal juga sebagai White Helmets.

Pada Senin, Presiden Donald Trump berjanji akan merespon penggunaan senjata kimia rezim Assad sebelum rapat dengan jenderal-jenderal tingginya untuk mendiskusikan tanggapan Washington.

Baca: Rezim Suriah telah Gunakan 211 Kali Senjata Kimia

Belumlah jelas kapan dan apakah yang akan dilakukan AS.

Ghouta Timur yang terletak di pinggiran Damaskus telah berada di bawah kepungan selama lima tahun terakhir, dan akses kemanusiaan menuju area itu, yang merupakan rumah bagi 400.000 orang, telah benar-benar terputus.

Selama delapan bulan terakhir, pasukan rezim Bashar al Assad telah mengintensifkan kepungan mereka, membuatnya hampir tidak mungkin bagi makanan atau obat-obatan untuk masuk ke distrik itu dan menyebabkan ribuan penduduk sipil kesulitan mendapatkannya.*/Nashirul  Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Hassan Nasrallah Masuki Suriah dengan Menyamar Pebisnis

Hassan Nasrallah Masuki Suriah dengan Menyamar Pebisnis

Kota Aleppo Jatuh ke Tangan Rezim Bashar al Assad

Kota Aleppo Jatuh ke Tangan Rezim Bashar al Assad

Dibebaskan Mujahidin, Kota Salqeen Terapkan Syariat Islam

Dibebaskan Mujahidin, Kota Salqeen Terapkan Syariat Islam

“Dubes Iran Temani Saya Ambil Senjata dari Teheran”

“Dubes Iran Temani Saya Ambil Senjata dari Teheran”

10 Anak dan 22 Warga Spil Tewas dalam Serangan Udara di Deir Ezzor

10 Anak dan 22 Warga Spil Tewas dalam Serangan Udara di Deir Ezzor

Baca Juga

Berita Lainnya