Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

Rezim Bashar dan Teroris Hizbullah Serang Daerah Pasokan Air dekat Damaskus

orient
stasiun utama pompa air, Ein al Fija, tidak berfungsi
Bagikan:

Hidayatullah.com–Rezim Bashar al Asaad hari Selasa telah meningkatkan serangan bom di wilayah barat laut Damaskus – daerah dikuasai yang dikuasai oposisi – di mana area tersebut dikenal wilayah strategis karena terletaknya pasokan air ibukota.

Penduduk dan milisi oposisi mengatakan, rezim Bashar turut mengebom dan menembaki beberapa kota di lembah Wadi barada kita-kira 18 kilometer (11 mil) barat laut ibu kota dalam serangan yang diluncurkan dimulai pada Jumat lalu.

“Mereka berusaha untuk mendorong kita ke dalam kesepakatan menyerah kepada dan kami tidak akan menyerahkan tanah kami,” kata Abu al Baraa, seorang komandan di Ahrar al Sham kepada Reuters.

“Melalui serangkaian perjanjian yang disebut permukiman dan serangan militer, pemerintah Suriah, yang didukung oleh kekuatan udara Rusia dan milisi yang didukung Iran, telah terus menekan oposisi bersenjata di sekitar ibu kota,” ujar Abu al Baraa.

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [1]

Bersamaan dengan air utama di Wadi Barada, daerah terletak di jalan dari Damaskus ke perbatasan Lebanon yang digunakan sebagai jalur suplai bagi kelompok Hizbullah yang kuat yang didukung Iran yang sangat terlibat dalam berjuang bersama tentara Presiden Suriah Bashar al Assad.

Sebuah rekaman video yang dipublikasikan di media sosial  menunjukkan pesawat Rusia menjatuhkan  sepuluh bom barel dan lebih  setidaknya 200 mortir.

Sebuah gambar yang diambil oleh pemberontak dan dilihat oleh Reuters menunjukkan langit-langit stasiun pompa telah runtuh. Beberapa video yang diunggah di media sosial menunjukkan kerusakan dan kebakaran dengan gumpalan asap dekat stasiun pemompaan. Lain menunjukkan kerusakan rumah.

Yang Perlu Diketahui: Apa Perang Suriah, Rezim Bashar dan Keterlibatan Syiah? [2]

Serangan udara itu juga turut menyebabkan stasiun utama pompa air, Ein al Fija, tidak berfungsi di mana pipa bawah tanah biasanya lancer menyediakan sekitar 65 persen air ke daerah perumahan di ibukota,” kata penduduk dan milisi pembebasan.

Pemberontak dan warga mengatakan pemboman itu juga telah menewaskan 14 warga sipil dan menghancurkan sebuah klinik medis dan satuan pertahanan sipil di daerah yang telah dikepung dengan sedikit akses makanan dan bahan bakar.

Sebagaimana biasa, untuk alasan serangan warga sipil ini, tentara Rezim Bashar mengatakan hal itu dilakukan guna menargetkan “teroris.”

Kelompok-kelompok pengamat mengatakan bahwa jika intensitas pengeboman terus berlanjut, hal ini akan menyebabkan bencana air. Air akan benar-benar hilang di dalam tanah, tulis Orient-net.

Sebagaimana diketahui, pasca menghancurkan Aleppo dan mengusir semua warganya, rezim Bashar al Assad dibantu teroris Hizbullah telah melancarkan serangan sengit di desa Sungai Barada Wadi sejak minggu lalu.

Pengeboman dan telah membunuh banyak orang dan menyebabkan kerusakan properti termasuk fasilitas penting di wilayah Ein al Fija yang selama ini banyak pasokan menyediakan air minum.*

Rep: Panji Islam
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Siapa yang Membantai Anak-anak Kita Ini? Kata Warga: Tentara Rezim

Siapa yang Membantai Anak-anak Kita Ini? Kata Warga: Tentara Rezim

Kelompok  Oposisi Suriah Berhasil Tembus Kepungan Aleppo

Kelompok Oposisi Suriah Berhasil Tembus Kepungan Aleppo

‘Genjata Senjata tak Pernah Ada’: Idlib Kembali Dibombardir

‘Genjata Senjata tak Pernah Ada’: Idlib Kembali Dibombardir

Horor Penjara Rezim Assad: Wawancara Sahabat Suriah dengan Bekas Tawanan

Horor Penjara Rezim Assad: Wawancara Sahabat Suriah dengan Bekas Tawanan

Ratusan Orang jadi Korban Serangan Bom Bus Pengungsi Suriah

Ratusan Orang jadi Korban Serangan Bom Bus Pengungsi Suriah

Baca Juga

Berita Lainnya