Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

Suara Anak Aleppo: “Ini Mungkin Terakhir Anda Melihat Kami”

Bagikan:

Hidayatullah.com–Sebuah pesan video dari anak-anak yang mengatakan bahwa mereka tinggal di rumah anak yatim, di salah satu daerah terakhir benteng tempur antirejim Bashar Al-Assad, muncul pada saat-saat akhir pertempuran di Aleppo, Suriah .

Sekitar 30 anak dari bayi sampai usia 12 atau 13 tahun, memakai topi dan baju musim dingin, bersesak-sesak di depan kamera, berdiri dengan penuh kesabaran dalam barisan, ketika seorang dari mereka memberikan perintah.

“Nama saya Jasmine Kaimouz dan saya berusia 10 tahun. Saya bersama 47 anak-anak lagi. Mereka seperti saudara saya.

“Ini mungkin kali terakhir Anda melihat atau mendengar dari saya. Pesawat terus melancarkan serangan. Dengan nama hak asasi manusia dan hak anak-anak, kami berharap mereka dapat membawa kami keluar dari Aleppo.

“Kami tidak dapat keluar karena takut dibom. Kami harap mereka dapat mengeluarkan kami dari sini. kami ingin melanjutkan hidup seperti yang lain di dunia. Kami ingin perdamaian. Kami berdoa agar dapat hidup. ”

Pilu di Aleppo, Perempuan Izin Bunuh Diri untuk Hindari Teror Perkosaan Rezim Bashar

Rekaman video itu muncul siang kemarin, sebelum kesepakatan gencatan senjata yang baru dicapai, untuk memindahkan orang sipil dan pejuang dari kota itu.

Tidak jelas berapa jumlah penduduk yang masih tinggal di benteng terakhir pejuang pembebasan, tetapi evakuasi yang dimulai kemarin pagi, melibatkan ribuan korban perang yang dibawa ke wilayah Idlib masih tertunda.

Terjajah, Anak-Anak Gaza Tunjukkan Solidaritas pada Aleppo

Evakuasi penyelamatan dihentikan setelah tim White Helmets melaporkan bahwa seorang anggota mereka ditembak mati oleh penembak jitu militer yang pro rezim Bashar, sementara tiga lagi cedera, saat mereka membuka jalur untuk ambulans.

Wilayah yang dikuasai kelompok oposisi penentang rezim Bashar al Assad di timur Aleppo, sudah hancur setelah dibom jet-jet Rusia sejak September, yang menargetkan sekolah, pabrik roti dan fasilitas medis.

Sejak semua pasokan diblokir dan pengepungan dilakukan pada Juli lalu, diperkirakan sekitar 250.000 orang sipil di daerah itu menghadapi kelaparan, lapor pemantau hak asasi manusia.*

Rep: Panji Islam
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Jundul Aqsa Bebaskan 57 Anggota Ahrar Syam

Jundul Aqsa Bebaskan 57 Anggota Ahrar Syam

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

Sebut Ada Serangan Roket, Zionis Serang Posisi Artileri Suriah

Sebut Ada Serangan Roket, Zionis Serang Posisi Artileri Suriah

Tentara Bayaran Bashar al Assad Tewas Terbunuh

Tentara Bayaran Bashar al Assad Tewas Terbunuh

Hassan Nasrallah Masuki Suriah dengan Menyamar Pebisnis

Hassan Nasrallah Masuki Suriah dengan Menyamar Pebisnis

Baca Juga

Berita Lainnya