Ahad, 11 Juli 2021 / 31 Zulqa'dah 1442 H

Kabar dari Suriah

Video Tertangkapnya Milisi Iraq Memicu Kritik

alaraby.co.uk
'Tentara Bayaran' Iraq bernama Harakat al-Nujaba yang tertangkap
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kelompok pembebasan Suriah merilis sebuah rekaman yang diklaim menunjukkan peran Iran dalam menyokong rezim Bashar al-Assad dengan tentara asing.

Dalam wawancara empat terduga milisi Iraq yang ditangkap di Aleppo oleh kelompok pembebasan Suriah, seorang pria mengatakan mereka berasal dari milisi Iraq bernama Harakat al-Nujaba.

Pria itu mengatakan mereka menerima bayaran dari Iran untuk bertempur dalam serangan rezim Suriah atas wilayah pembebasan di Aleppo.

Video tertangkapnya tentara bayaran itu dirilis pada Sabtu oleh kelompok Levant Front, dan memicu kemarahan publik Iraq yang kebanyakan tidak senang dengan keterlibatan warga mereka sebagai pion Iran dalam konflik regional itu.

Milisi Iraq itu dilaporkan ditangkap di Distrik Sheikh Saeed selatan Aleppo pada Jumat. Setelah pembebasan sukses menghalau serangan pasukan pro-rezim Bashar di wilayah tersebut.

Kelompok pembebasan mengunduh gambar-gambar tahanan itu di media sosial tidak lama setelah mereka tertangkap.

Harakat al-Nujaba diperkirakan telah mengirim sekitar seribuan tentaranya di Aleppo pada September sebagai bagian dari serangan dahsyat rezim di wilayah-wilayah pembebasan.

Mereka bagian dari sepuluh ribu tentara asing yang dikirim agar mengisi kekosongan barisan militer rezim Suriah.

“Kami datang untuk bertempur di Suriah karena situasi di Iraq; kami sangat membutuhkan uang. Mereka membayar kami $1,500 perbulannya,” kata salah satu tawanan dalam video berdurasi 20 menit itu.

Ketika ditanya siapa yang membayarkan uang mereka, salah satu pria mengatakan “Iran”, tetapi mengaku hanya bertemu tentara Iran dalam perjalanannya di Suriah.

“Kami di sini hanya bertempur untuk uang,” seorang tawanan menjawab ketika ditanya apakah mereka bertempur untuk kelompok pembebasan Suriah atau ISIS.

18.000 Milisi Syiah Bertempur untuk Bashar Assad

Para tawanan mengakhiri video tersebut dengan sebuah pesan untuk warga Iraq, memperingatkan mereka untuk tidak mudah tergiur uang dan menyarankan mereka untuk menjauhi pertempuran di Suriah.

“Kami salah telah datang ke sini. Yang aku minta hanya ampunan dari ibuku,” seorang tawanan mengatakan.

Video tersebut telah memicu kemarahan publik Iraq, dengan banyak orang mengutuk pemuda Iraq yang meninggalkan negara mereka untuk bertempur di luar, khususnya atas perintah Iran.

“Iran melakukan apapun yang mereka inginkan. Siapapun yang pergi ke Suriah untuk membunuh Suriah akan menemui takdir yang sama,” Rami al-Karkhi, seorang anggota Partai Komunis Iraq, mengatakan pada koresponden The New Arab’s Senin (10/10/2016).

Pendiri Tentara Bayaran Syiah Iraq Tiba di Aleppo

Anggota gerakan Syiah Sadri, Hussein al-Basri, juga mengutuk pengiriman tentara Iraq ke Suriah.

“Kita memiliki pertempuran yang sedang berlangsung di Iraq dan kota-kota yang masih berada kontrol ISIS. Dan Iran mengirim pemuda-pemuda kami ke Suriah karena para pemimpin milisi dan ulama Syiah telah menjadi kaki tangan Soleimani,” kata Basri, merujuk pada komandan Garda Republik Iran di Suriah, Jenderal Soleimani.

Basri menyangkal bahwa anggota dari Saraya al-Salam, sayap militer Gerakan Sadr yang pro Syiah, telah dikirim ke Suriah, dia mengatakan: “Iraq merupakan prioritas kami. Anggota faksi bukanlah tentara bayaran.”/Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Perempuan Suriah Berupaya Menikah Secara  Virtual di Tengah Kesulitan

Perempuan Suriah Berupaya Menikah Secara Virtual di Tengah Kesulitan

Jenderal Pertahanan Udara Suriah Tewas di Dekat Damaskus

Jenderal Pertahanan Udara Suriah Tewas di Dekat Damaskus

Serangan Udara Rezim Bashar Tewaskan 49, Termasuk anak-anak

Serangan Udara Rezim Bashar Tewaskan 49, Termasuk anak-anak

Jaisy Al Islam Sepakat Keluarkan “An Nushrah” dari Ghouthah

Jaisy Al Islam Sepakat Keluarkan “An Nushrah” dari Ghouthah

Pasca Serangan Aleppo, Pejuang Pembebasan Bentuk Kesatuan Jaisyul Fathi

Pasca Serangan Aleppo, Pejuang Pembebasan Bentuk Kesatuan Jaisyul Fathi

Baca Juga

Berita Lainnya