Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

Banyak Shabiha Pro Assad Tewas di Aleppo Barat

Milisi Shabiha pro Bashar al Assad ditawan pejuang oposisi bulan Mei 2016 ini
Bagikan:

Hidayatullah.com–Brigade Al-Quds, sebuah faksi Shabiha  pro Bashar al Assad, mengumumkan terbunuhnya 46 anggota mereka dalam sebuah serangan yang dilancarkan oleh pejuang oposisi di wilayah al-Zahraa, Aleppo barat.

Pada halaman Facebook mereka, Brigade al-Quds mengakui kehilangan 46 anggota mereka yang terbunuh ketika sebuah terowongan yang dibuat oleh pejuang oposisi meledak dan menewaskan semua anggota rezim di wilayah itu, demikian dikutip OrientNet Senin (09/05/2016).

Aktivis mengatakan bahwa kebanyakan mereka yang tewas merupakan Shabiha  atau berkebangsaan Afghan serta anggota dari milisi Hizbullah.

13 Anggota Elit Garda Revolusi Iran Dikabarkan Tewas di Aleppo

Yang perlu dicatat bahwa Brigade al-Quds yang dipimpin oleh Muhammed Said, seorang insinyur Palestina, yang mendukung Bashar al Assad dan yang memimpin kelompok Shabiha  melawan demonstrasi damai (Tsaurah) saat konflik di Suriah baru dimulai.

Seperti diketahui, Shabiha  adalah milisi loyalis Assad  yang sebagian besar berasal dari sekte Alawi  tempat presiden Suriah Bashar al Assad berasal.

Harriet Alexander, dan Ruth Sherlock  dalam tulisannya di telegraph.co.uk pernah mengungkapkan, Pasukan Shabiha  memulai gerakannya sebagai pemeras dan penyelundup. Tapi sekarang, mereka bergerak sebagai pasukan yang sangat loyal terhadap rezim brutal Suriah, mereka telah berperan jauh lebih haus darah, tulis Harriet Alexander dan Ruth Sherlock.

Penduduk Suriah sendiri mengenal Shabiha , atau istilah begundal yang fanatik pada Bashar al-Ashad.

Shabihah direkrut dari sekte Syiah Alawi. Selain menjadi tukang gebuk bagi Rezim Bashar al Assad, mereka berbisnis pengamanan, penyelundupan, serta dikenal bisnis kriminal.

Pelibatan preman bagi pemerintah Bashar dimungkinkan agar bisa mengelak dari tanggung jawab langsung atas pembantaian, eksekusi, perampokan dan gelombang intimidasi terhadap massa oposisi.

Lembaga  Syrian Centre for Policy Research, SCPR, seperti dikutip The Guardian, pernah mencatat, lebih dari 470 ribu orang meninggal selama revolusi Suriah. Banyak juga dari mereka merupakan korban Shabiha. */Nashirul Haq AR

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Upaya Bunuh Diri Meningkat di Kota Madaya yang Terkepung

Upaya Bunuh Diri Meningkat di Kota Madaya yang Terkepung

Berdiri ‘Markaz Ukhuwwah Indonesia-Suriah’

Berdiri ‘Markaz Ukhuwwah Indonesia-Suriah’

Pemimpin Eropa: Semua Bukti Serangan Senjata Kimia Mengarah Bashar al Assad

Pemimpin Eropa: Semua Bukti Serangan Senjata Kimia Mengarah Bashar al Assad

14.400 Orang Disiksa Sampai Mati di Suriah

14.400 Orang Disiksa Sampai Mati di Suriah

Milisi Suriah Rilis Video Tawanan Hizbullah yang Tertangkap

Milisi Suriah Rilis Video Tawanan Hizbullah yang Tertangkap

Baca Juga

Berita Lainnya