Senin, 15 Februari 2021 / 3 Rajab 1442 H

Kabar dari Suriah

Sepuluh Hari Dihujani Bom, Aleppo Membara

Bagikan:

Hidayatullah.com– Secara membabi buta, lagi-lagi Rezim Bashar Al-Assad membunuhi rakyatnya sendiri. Kali ini giliran Aleppo. Penyerangan besar-besaran yang dilancarkannya sejak hari Jum’at (21/04/2016) ini telah mengakibatkan 230 orang merenggang nyawa sedang ratusan lainnya luka-luka.

Sampai berita ini diturunkan, penyerangan belum juga berhenti. Lansir Aljazeera Ahad, (01/05/2016).

Hari Sabtu lalu, mereka menyerang perkampungan Bustan al-Qashr, Thariqu al-Bab, dan kawasan sekitar yang sebelumnya telah dikuasai kubu oposisi.

Pesawat tempur Bashar, dibantu Rusia tidak hanya menyasar poros poros kekuatan opisisi. Namun melakukan penyerangan secara merata terhadap rumah pebduduk, instansi pendidikan, bahkan rumah sakit sipil.

Dilaporkan sedikitnya lima puluh dokter, perawat, dan pasien tewas dalam penyerangan Rumah Sakit Al-Quds, di timur Aleppo pada hari Rabu lalu.

PBB Kutuk Pemboman Rumah Sakit Suriah di Aleppo

Akibatnya, sekolah diliburkan. Banyak pemilik toko di pasar pasar memilih tutup. Bahkan, untuk pertama kalinya Shalat Jum’at dikabarkan terpaksa libur. Karena masyarakat khawatir pemerintah menembaki Masjid ketika mereka tengah menunaikan ibadah.

Media-media informasi oposisi mengatakan, serangan membabi buta yang dilancarkan oleh Rezim Syiah Nusyairiyah  dibantu oleh sejawatnya Rusia. Menyerang rakyat sipil demi menekan pihak oposisi untuk pergi meninggalkan wilayah tersebut.*/MR UTama

Rep: Admin Hidcom
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Pasukan Assad Bunuh 5 Anak di Nabak

Pasukan Assad Bunuh 5 Anak di Nabak

Siapa Pasukan Demokratis Suriah yang di Dukung AS?

Siapa Pasukan Demokratis Suriah yang di Dukung AS?

7 Milisi Syiah Asal Afghan dan Pakistan Tewas di Suriah

7 Milisi Syiah Asal Afghan dan Pakistan Tewas di Suriah

Ramadhan Muslim Aleppo, Dibantai Rusia dan Assad

Ramadhan Muslim Aleppo, Dibantai Rusia dan Assad

“Di Suriah Kami Tidak Berpuasa. Kami Kelaparan. Kami Dibunuhi”

“Di Suriah Kami Tidak Berpuasa. Kami Kelaparan. Kami Dibunuhi”

Baca Juga

Berita Lainnya