Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Kabar dari Suriah

Pemerintah Indonesia Diminta Melihat Langsung Fakta Lapangan di Suriah

Bagikan:

Hidayatullah.com–Organisasi kemanusiaan internasional IHH (Insani Hak ve Huriyetlere Insani Yardim Vakvi)yang berpusat di Istanbul, Turki, mengajak parlemen dan pemerintah Indonesia untuk melihat langsung fakta keadaan rakyat Suriah, khususnya pada beberapa pengungsian di perbatasan Turki-Suriah.

Demikian disampaikan Kepala Biro Internasional IHH, Izzet Sahin, saat menerima kunjungan silaturrahim delegasi kemanusiaan Forum Indonesia Peduli Syam (FIPS) di Istanbul, Jumat (29/05/2015) kemarin.

“Ini perlu kami tegaskan, bahwa tak ada ISIS yang kami bantu dalam tragedi kemanusiaan di Suriah ini,” ungkap Izzet Sahin.

“Tentu sangat disayangkan, hanya lantaran isu ISIS, misi kemanusiaan dari Indonesia untuk Syam, khususnya Suriah, mengalami kesulitan dalam menyalurkan bantuan,” sesalnya.

Kepada delegasi FIPS, Sahin menegaskan, perlunya parlemen dan pemerintah Indonesia melihat langsung fakta yang terjadi di lapangan. “Tak ada ISIS dalam daftar misi bantuan kemanusiaan yang kami lakukan,” ungkapnya.

Delegasi FIPS mengadakan kunjungan kemanusiaan untuk mengikuti serangkaian acara yang digelar IHH, di antaranya peringatan 5 tahun ditembakinya kapal Mavi Marmara Turki saat membawa bantuan kemanusiaan untuk rakyat Gaza pada 2010 lalu.

Delegasi FIPS juga mengunjungi kamp pengungsian rakyat Suriah di perbatasan Turki yang dikelola IHH. FIPS akan menyalurkan bantuan dari Muslim Indonesia untuk rakyat Suriah, termasuk lembaga pendidikan Tahfidz Al-Qur’an yang dikelola para ulama Suriah.

Selain itu, delegasi kemanusiaan FIPS akan diterima Rabithah Ulama Syam dan Majelis Islam Suriah di bawah pimpinan Syaikh Dr Usamah Ar-Rifai yang saat ini berkantor di Istanbul.

Keberangkatan delegasi FIPS dilepas secara resmi oleh Wakil Ketua DPR Fadli Zon dan Fahri Hamzah di Gedung Nusantara III Senayan Jakarta pada Kamis (28/05/2015) lalu.

Delegasi terdiri dari Ahmad Michdan (Tim Pengacara Muslim), Fahmi Salim (anggota pengurus MUI dan MIUMI), Mustafa Nahrawardaya (aktivis muda Muhammadiyah), Abu Harits (Sekjen FIPS), beberapa relawan dan wartawan—baik dari media cetak, online maupun televisi.*

Rep: Anton R
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Rezim Suriah telah Gunakan 211 Kali Senjata Kimia

Rezim Suriah telah Gunakan 211 Kali Senjata Kimia

Perang Khon Thuman, Jaisyul Fathi Tumpas 150 Milisi Dukungan Iran

Perang Khon Thuman, Jaisyul Fathi Tumpas 150 Milisi Dukungan Iran

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

Rusia Dinilai Lakukan Serangan 304 Kejahatan Perang di Aleppo, termasuk Iran

Rezim Assad Jatuhkan 244 Bom Gentong Selama Bulan Juli

Rezim Assad Jatuhkan 244 Bom Gentong Selama Bulan Juli

560 Orang Tewas dan 2.000 Terluka di Ghouta dalam 9 Hari

560 Orang Tewas dan 2.000 Terluka di Ghouta dalam 9 Hari

Baca Juga

Berita Lainnya