Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Kabar dari Suriah

Dibebaskan Al-Nusra, Tentara Fiji Berterimakasih

Bagikan:

Hidayatullah.com–Kelompok Al-Nusra telah membebaskan tentara Fiji yang ditugaskan sebagai penjaga perdamaian oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa di Dataran Tinggi Golan.

Keempatpuluh lima tentara Fiji itu telah tiba di Quneitra dan diperkirakan akan menyeberang dari Suriah ke Israel, lapor wartawan Aljazeera hari Kamis (11/9/2014) dari Beirut, Libanon. Semua tentara itu dalam keadaan selamat.

Pada hari Rabu Al-Nusra meungguh rekaman video di YouTube dan Twitter yang menyebutkan bahwa para prajurit asal Fiji itu akan dibebaskan segera.

Salah seorang prajurit yang tidak menyebutkan identitasnya dalam rekaman itu mengkonfirmasi bahwa Al-Nusra berjanji akan membebaskan mereka segera.

“Hari ini Selasa, 9 September, saya ingin mengatakan kepada Anda bahwa hari ini hari yang sangat membahagiakan,” katanya dalam bahasa Inggris, dikutip AFP.

“Kami telah diberitahu bahwa kami akan dibebaskan segera dan kami sangat bahagia karena kami semua akan pulang ke rumah,” imbuhnya.

Prajurit itu menegaskan bahwa mereka tidak dilukai sama sekali oleh kelompok Al-Nusra yang menangkap dan menawan mereka.

“Saya ingin memastikan kepada Anda bahwa kami tidak dilukai sama sekali,” kata prajurit itu, yang juga mengucapkan terima kasih karena membiarkan mereka hidup dan aman.

Pasukan asal Fiji itu diculik Al-Nusra dua pekan lalu. Awalnya kelmpok itu mengajukan sejumlah syarat untuk pembebasan mereka, seperti pengiriman bantuan kemanusian untuk daerah-daerah yang dikuasai rezim Suriah, pembebasan para tahanan dan dihapuskannya kelompok mereka dari daftar teroris PBB.

Qatar, negara kecil tapi cukup disegani di Timur Tengah, dikabarkan berperan dalam negosiasi pembebasan tentara perdamaian PBB itu atas permintaan resmi dari pemerintah Fiji.

Bulan lalu wartawan asal Amerika Serikat, Peter Theo Curtis, juga dilepaskkan oleh Al-Nusra setelah dilakukan negosiasi oleh Qatar sebagai perantaranya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ribuan Warga Idlib Turun Jalan, Sebut Assad dan Rusia Teroris, Sebut Turki Saudara

Ribuan Warga Idlib Turun Jalan, Sebut Assad dan Rusia Teroris, Sebut Turki Saudara

Enam Helikopter Bashar al Assad Dihancurkan Oposisi

Enam Helikopter Bashar al Assad Dihancurkan Oposisi

UU Properti Baru Suriah akan Halangi Pengungsi Kembali ke Rumah

UU Properti Baru Suriah akan Halangi Pengungsi Kembali ke Rumah

Penduduk Ghouta Timur Menolak Meninggalkan Tanah Mereka

Penduduk Ghouta Timur Menolak Meninggalkan Tanah Mereka

Perempuan Suriah Berupaya Menikah Secara  Virtual di Tengah Kesulitan

Perempuan Suriah Berupaya Menikah Secara Virtual di Tengah Kesulitan

Baca Juga

Berita Lainnya