Selasa, 25 Januari 2022 / 21 Jumadil Akhir 1443 H

Kabar dari Suriah

Bantuan Rakyat Indonesia untuk 200 Yatim Suriah Disampaikan Lagi

SA/SS
Salim A Fillah dan Kak Bimo sedang menggendong anak-anak yatim Suriah
Bagikan:

Hidayatullah.com–Titipan dana masyarakat Indonesia sebesar US$30,000 untuk 200 anak yatim korban perang Suriah, telah disampaikan untuk kedua kalinya oleh Tim Sahabat Suriah dan Sahabat Al-Aqsha. Amanah tersebut diserahkan di sela-sela kunjungan tim kita ke sekolah-sekolah pengungsi Suriah di perbatasan Turki-Suriah minggu lalu.

Dana itu kami serahkan langsung kepada pengurus Al-Sarraa Foundation untuk disampaikan secara bertahap kepada anak-anak yatim kita, mulai April sampai Juni 2014,” demikian kata Amirrul Iman, Kordinator Tim Amanah Suriah-Palestina.

Menurut Amirrul, sejak bulan Januari lalu kita sudah memiliki database seluruh 200 anak yatim tersebut. “Subhanallah, kerja keras para relawan Al-Sarraa Foundation itu nggak main-main. Uang baru akan diserahkan kalau data pribadi, nomor kontak wali, dan lokasi persis, sudah mereka pastikan.”

Salah satu contoh database 200 anak yatim Suriah yang dibantu rakyat Indonesia (nama ayah dan ibu sengaja dikaburkan demi keamanan). foto: Sahabat Al-Aqsha

Salah satu contoh database 200 anak yatim Suriah yang dibantu rakyat Indonesia (nama ayah dan ibu sengaja dikaburkan demi keamanan). foto: Sahabat Al-Aqsha

Saat menerima amanah dari rakyat Indonesia itu, Abu Ammar Muhammad, salah satu pengurus Al-Sarraa Foundation mengucapkan, “Masya Allah. Terima kasih rakyat Indonesia! Kalian pantas jadi contoh bangsa-bangsa lain. Dalam keadaan negeri kalian diuji dengan berbagai musibah, amanah ini tetap ditunaikan. Semoga kemurahan hati kalian ini dibalas Allah dengan amannya negeri kalian, sembuhnya orang-orang yang terluka, husnul khatimahnya korban yang wafat, disertai limpahan ampunan Allah Ta’ala.”

Abu Ammar menerangkan, sebagian besar anak yatim yang dibantu dengan dana ini berada di Ghouta Syarqiyya.

Ghouta Syarqiyya adalah kawasan yang pada Agustus 2013 lalu diserang senjata kimia dari arah Damaskus yang masih dikuasai rezim Assad. Lebih dari 1400 orang tewas akibat serangan itu. Hingga hari ini sebagian besar kawasan Ghouta dalam keadaan dikepung.

Namun demikian, Al-Sarraa Foundation bekerja sama dengan berbagai organisasi kemanusiaan setempat, berusaha terus mengirimkan bantuan darurat makanan ke Ghouta.

“Bagi para relawan di lapangan risikonya sangat besar, menyalurkan bantuan dari negara asing. Bisa ditangkap dan disiksa di penjara. Mohon doanya,” kata Abu Ammar.

Di Markaz Sahabat Al-Aqsha, Omah Dakwah Jl Jogokariyan 41, Yogyakarta, Kordinator Sahabat Suriah Tomi Janto dan Ketua Umum Sahabat Al-Aqsha M. Fanni Rahman, menyatakan rasa syukur karena beberapa amanah sudah ditunaikan lagi dalam misi kali ini.

“Selain bantuan darurat berupa uang dan makanan, kita sedang menyusun rencana yang lebih berjangka panjang,” jelas Fanni.

“Semoga Allah jadikan amal kita yang sederhana ini ikut memenangkan anak-anak Suriah dunia Akhirat,” tukas Tomi Janto yang bulan Oktober lalu memimpin Tim Qurban kita dan menyerahkan dana untuk anak yatim tahap pertama.*SA/SS

Rep: Admin Hidcom
Editor: Cholis Akbar

Bagikan:

Berita Terkait

Ratusan Orang jadi Korban Serangan Bom Bus Pengungsi Suriah

Ratusan Orang jadi Korban Serangan Bom Bus Pengungsi Suriah

Rabithah Ulama Muslimin Serukan Lawan Pasukan Rusia di Syam

Rabithah Ulama Muslimin Serukan Lawan Pasukan Rusia di Syam

Jangan Karena Isu ISIS Rakyat Suriah Diabaikan

Jangan Karena Isu ISIS Rakyat Suriah Diabaikan

Pasukan Pembebasan Suriah Tembak Jatuh Pesawat Rezim

Pasukan Pembebasan Suriah Tembak Jatuh Pesawat Rezim

Pasukan Assad Bunuh 5 Anak di Nabak

Pasukan Assad Bunuh 5 Anak di Nabak

Baca Juga

Berita Lainnya