Kamis, 27 Januari 2022 / 24 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

‘Israel’ Larang Perjalanan ke AS dan Delapan Negara di Tengah Merebaknya Omicron

Perdana Menteri Baru Israel
Perdana Menteri penjajah Israel, Naftali Bennett
Bagikan:

Hidayatullah.com– Menteri ‘Israel’ hari ini sepakat untuk melarang perjalanan ke Amerika Serikat, Kanada dan delapan negara di tengah penyebaran varian Omicron. Kantor Perdana Menteri Naftali Bennett mengumumkan keputusan tersebut setelah pemungutan suara Kabinet, kutip AFP.

Langkah langkah daftar merah AS terjadi di tengah meningkatnya infeksi coronavirus di ‘Israel’ dan menandai perubahan dalam praktik pandemi antara dua negara dengan hubungan diplomatik yang erat.

AS akan bergabung dengan daftar negara-negara Eropa dan beberapa tujuan yang dilarang bepergian oleh ‘Israel’, dan dari mana pelancong yang kembali harus tetap dikarantina.

Anggota komite parlemen diharapkan memberikan persetujuan akhir untuk langkah tersebut. Setelah disetujui, larangan perjalanan akan berlaku pada tengah malam, Rabu dini hari.

‘Israel’ mengalami lonjakan kasus baru varian virus corona yang menular dalam beberapa pekan terakhir, dan mulai menutup perbatasan dan mengendalikan pergerakan perjalanan pada akhir November.

Warga negara asing tidak diperbolehkan masuk, dan semua orang ‘Israel’ yang datang dari luar negeri harus dikarantina termasuk orang-orang yang telah divaksinasi.

Negara lain yang disetujui untuk ditambahkan ke daftar larangan perjalanan mulai Rabu ini adalah Belgia, Jerman, Hongaria, Italia, Maroko, Portugal, Swiss, dan Turki. *

Perdana Menteri ‘Israel’ Naftali Bennett menghadiri rapat kabinet di Yerusalem pada 19 Desember 2021. – AFP

Rep: Ama Farah
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Penganut Yahudi Berbondong-Bondong ke Tunisia Kunjungi Sinagog Tertua di Afrika

Penganut Yahudi Berbondong-Bondong ke Tunisia Kunjungi Sinagog Tertua di Afrika

Dua Biksu Radikal Myanmar Kembali Beraktivitas

Dua Biksu Radikal Myanmar Kembali Beraktivitas

Saudi Akan Izinkan Wanita Jadi Pengacara

Saudi Akan Izinkan Wanita Jadi Pengacara

Uni Eropa Desak Presiden Kais Saied Buka Kembali Parlemen Tunisia

Uni Eropa Desak Presiden Kais Saied Buka Kembali Parlemen Tunisia

Skandal Mirip Abu Ghraib Terkuak

Skandal Mirip Abu Ghraib Terkuak

Baca Juga

Berita Lainnya