Sabtu, 29 Januari 2022 / 25 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Presiden Erdogan: “Tidak ada Perdamaian dan Stabilitas tanpa Kedaulatan Palestina”

erdogan palestina
Recep Tayyip Erdogan
Bagikan:

Hidayatullah.com — Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, menegaskan bahwa cara membangun stabilitas dan perdamaian yang kekal di kawasan itu adalah dengan memberikan kedaulatan negara kepada Palestina. Negara berdaulat dan merdeka dengan perbatasan tahun 1967 serta Baitul Maqdis (Yerusalem) sebagai ibukotanya.

Berbicara pada sesi pembukaan konferensi ke-16 Persatuan Parlemen Organisasi Kerjasama Islam di Istanbul, Erdogan mengatakan bahwa “membela Baitul Maqdis (Palestina) berarti membela kemanusiaan dan melindunginya adalah melindungi hak, hukum, perdamaian, keadilan, dan peradaban.”

“Baitul Maqdis bukan hanya isu sekelompok Muslim pemberani, tetapi itu adalah isu bersama seluruh dunia Islam,” kata presiden Turki pada Jumat.

“Tidaklah adil dan bermoral membuat rakyat Palestina membayar harga untuk genosida terhadap orang-orang Yahudi di Eropa selama Perang Dunia II,” ujarnya. Sebagai keturunan nenek moyang yang memerintah Baitul Maqdis secara adil selama 400 tahun, lanjutnya, ia tidak ingin melihat darah, air mata, dan penindasan di Palestina.

“Kami dengan tegas mempertahankan posisi kami atas status Yerusalem timur dan kesucian Masjidil Aqsha,” tegasnya.

Presiden Erdogan menyoroti bahwa “Baitul Maqdis adalah kota yang diberkahi dan amanah dari Nabi Muhammad, semoga berkah dan damai Allah besertanya, untuk bangsanya.”

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Guenter Grass: Israel Seperti Stasi

Guenter Grass: Israel Seperti Stasi

Pengadilan Ceko Tolak Gugatan Larangan Kerudung Pengungsi Somalia

Pengadilan Ceko Tolak Gugatan Larangan Kerudung Pengungsi Somalia

DK-PBB: Iran Kirim Senjata ke Suriah

DK-PBB: Iran Kirim Senjata ke Suriah

Pentagon: Rusia Sedang Membuat Pangkalan Udara di Suriah

Pentagon: Rusia Sedang Membuat Pangkalan Udara di Suriah

Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa

Petisi Boikot di tengah Undangan Obama Buka Puasa

Baca Juga

Berita Lainnya