Sabtu, 27 November 2021 / 22 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Kematian Covid-19 di Amerika Serikat Tahun Ini Tembus 770.000, Infeksi Masih Naik

Bagikan:

Hidayatullah.com—Infeksi Covid-19 di Amerika Serikat naik lagi, dan bisa jadi segera mencapai rata-rata 100.000 kasus per hari sementara infeksi harian saat ini naik lebih dari 20% di wilayah bagian barat-tengah.

Kenaikan kasus infeksi di AS sekarang ini seiringbdengan menurunnya suhu udara menjelang musim dingin, yang mendorong orang lebih banyak melakukan aktivitas di dalam ruangan, di mana virus diyakini lebih mudah menyebar.

Kenaikan tersebut juga terjadi menjelang libur nasional Thanksgiving di mana jutaan orang Amerika biasanya bepergian lintasnegara bagian untuk merayakan acara tahunan itu bersama keluarga dan kerabat.

Negara bagian yang mengalami lonjakan tertinggi kasus Covid-19 memasuki musim dingin tahun ini adalah Michigan dan Minnesota, dengan margin kasus per kapita yang cukup signigikan menurut analysis oleh New York Times seperti dilansir The Guardian Sabtu (20/11/2021).

Rata-rata kasus harian dalam sepekan di AS mencapai 93.196 pada hari Jumat. Pada 25 Oktober angkanya mencapai 70.271.

Meskipun demikian, secara keseluruhan AS masih mengalami infeksi harian rata-rata kebih rendah disbanding ketika negara itu diterpa varian Delta.

Angka kematian Covid-19 di AS yang tercatat di tahun 2021 sekarang jumlahya melebihi total kematian di tahun 2021, menurut laporan Johns Hopkins University per hari Sabtu yang dipublikasikan di Wall Street Journal. Total kematian Covid-19 tahun ini sudah melebihi 770.780 atau dua kali lipat lebih dibanding tahun 2020 yang mencapai 385.343.

Memvaksinasi lebih banyak orang merupakan cara yang efektif untuk meredam penyebaran virus. Hampir 59% masyarakat di AS sudah mendapatkan vaksinasi lengkap, meskipun masih terjadi ketimpangan antara daerah satu dengan yang lain.

Berdasarkan aturan baru, siapa saja orang berusia 18 tahun bisa memilih suntikan booster apakah Pfizer atau Moderna enam bulan setelah vaksinasi lengkap. Bagi yang mendapat vaksin dosis tunggal Johnson & Johnson, masa jedanya hanya dua bulan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Anwar Al Awlaqi Dikabarkan Terbunuh

Anwar Al Awlaqi Dikabarkan Terbunuh

Meski Menderita, Rakyat Gaza Menolong Somalia yang Kelaparan

Meski Menderita, Rakyat Gaza Menolong Somalia yang Kelaparan

Damaskus Tidak Aman, Hamas Cari Markas Baru

Damaskus Tidak Aman, Hamas Cari Markas Baru

Raja Salman Berikan Tunjangan Baru untuk PNS

Raja Salman Berikan Tunjangan Baru untuk PNS

Brigade Amerika Berkekuatan 4.000 Personel Sedang Menuju Kuwait

Brigade Amerika Berkekuatan 4.000 Personel Sedang Menuju Kuwait

Baca Juga

Berita Lainnya