Senin, 6 Desember 2021 / 30 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Narator Video Propaganda ISIS Terancam Dibui Seumur Hidup

narator propaganda is
Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang warga Kanada narator video-video propaganda kelompok ISIS didakwa di Amerika Serikat.

Pria kelahiran Arab Saudi bernama Mohammed Khalifa ditawan oleh milisi pimpinan Kurdi di Suriah pada 2019 dan kemudian diserahkan ke FBI.

Jaksa mengatakan pria berusia 38 tahun itu merupakan “suara dibalik kekerasan”. Mereka mengatakan dia pernah menjadi petempur ISIS sebelum menerjemahkan dan menarasikan video propaganda kelompok bersenjata itu.

Dia dijadwalkan hadir di pengadilan AS pekan depan guna menghadapi dakwaan memberikan “dukungan material kepada sebuah kelompok teroris”.

Dalam wawancara dengan sebuah media cetak setelah penangkapannya, Khalifa mengatakan dia seorang petempur kelas bawah dan sekedar menjadi “suara” ISIS. Dia bersikeras bahwa dirinya tidak terlibat dalam pembuatan film atau melakukan adegan mengerikan yang dia dinarasikannya.

Khalifa meninggalkan Kanada pada tahun 2013 untuk bergabung dengan ISIS di Suriah, di mana dia menjadi seorang anggota penting tim propaganda kelompok itu disebabkan kemampuan linguistiknya yang fasih berbahasa Inggris dan Arab, menurut penyataan Departemen Kehakiman AS seperti dilansir BBC Sabtu (2/10/2021).

Dia terancam hukuman penjara seumur hidup bisa divonis bersalah.

Propaganda organisasi teror itu mengendur seiring lepasnya satu per satu teritori yang mereka kuasai sejak 2017.*

Rep: Ama Farah
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Qibla Cola Susul Mecca Cola Ramaikan Pasar Muslim

Qibla Cola Susul Mecca Cola Ramaikan Pasar Muslim

Hamas Bakar Obat yang Digunakan Untuk Teler

Hamas Bakar Obat yang Digunakan Untuk Teler

Rusia Tahan Pakar Teknologi Hipersonik

Rusia Tahan Pakar Teknologi Hipersonik

AL Israel Bersiap Serang Kapal Kemanusiaan Libya

AL Israel Bersiap Serang Kapal Kemanusiaan Libya

Din Syamsuddin:  Kerusakan Lingkungan Adalah Krisis Moral

Din Syamsuddin: Kerusakan Lingkungan Adalah Krisis Moral

Baca Juga

Berita Lainnya