Senin, 6 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Presiden Erdogan: Hadirnya Amerika Tidak Membuat Afghanistan Lebih Aman

Erdogan pembagian vaksin Anadolu Agency
Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan
Bagikan:

Hidayatullah.com — Afghanistan tidak lebih aman dengan hadirnya Amerika Serikat (AS), ujar Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan.

“Kehadiran Amerika selama dua dekade, tidak membuat kawasan itu lebih aman. Sebaliknya, setiap hari kawasan itu terus kehilangan lebih banyak darah,” kata Erdogan dalam wawancaranya dengan CBS News yang ditayangkan pada Ahad.

Erdogan menegaskan AS perlu mempertanyakan 20 tahun kehadirannya di Afghanistan serta kepergiannya.

Turki bisa saja menggantikan tugas menjaga bandara namun dengan syarat AS harus memberikan dukungan logistik, termasuk keuangan dan persenjataan.

“Tetapi yang terjadi di sana malah sebaliknya, semua senjata, amunisi dan kendaraan di Bandara Karzai diserahkan ke Taliban. Saat ini, Taliban beroperasi di sana dengan senjata Amerika,” lanjutnya.

‘Kami tidak di Afghanistan’

Erdogan juga mengungkapkan Turki menarik pasukan dan warganya, menyatakan “kami tidak berada di Afghanistan saat ini.”

Pemimpin partai AK itu mengaku negaranya belum memiliki kesepakatan dengan Taliban saat ini, tidak seperti Qatar.

“Kami selalu memberikan dukungan yang tidak diberikan orang lain kepada Afghanistan… kami akan melakukan ini pada periode berikutnya (juga),” kata Erdogan.

Ketika ditanya apakah Turki akan membantu menjalankan Bandara Karzai, Erdogan mengatakan itu tergantung pada kesepakatan dan kontrak.

“Jika langkah positif akan diambil dengan kesepakatan positif bersama… [tetapi] saat ini pemerintah di Afghanistan tidak inklusif.”

“Tidak mungkin bagi kami bersepakat dengan pemerintah yang tidak inklusif,” katanya. Ia menambahkan “tetapi, jika pemerintah lebih inklusif, kami bisa hadir di sana, hadir, sebagai Turki.”

Presiden juga mengatakan negaranya akan mengharapkan perempuan Afghanistan untuk terlibat dalam setiap aspek kehidupan seperti pendidikan, kesehatan, dan peradilan dan Turki dapat membantu Afghanistan dalam hal itu.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Muhammad

Bagikan:

Berita Terkait

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Semakin Banyak Imam di Amerika Serikat

Kasus Rasisme: Mantan Polisi Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Kasus Rasisme: Mantan Polisi Derek Chauvin Bersalah atas Pembunuhan George Floyd

Pemberontak komunis Filipina

Covid-19: Presiden Filipina Ancam Pejabat Daerah yang Program Vaksinasinya Lambat

Pengusaha Penyokong Dana Genosida di Rwanda Diringkus di Prancis

Pengusaha Penyokong Dana Genosida di Rwanda Diringkus di Prancis

Selama 2011, Lebih 500 Tentara Koalisi Tewas di Afganistan

Selama 2011, Lebih 500 Tentara Koalisi Tewas di Afganistan

Baca Juga

Berita Lainnya