Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Dua Politisi Ini Mulai Berkampanye untuk Jadi Presiden Wanita Pertama di Prancis

Bagikan:

Hidayatullah.com—Dua politisi Prancis hari Ahad (12/9/2021) memulai kampanye mereka untuk menjadi wanita pertama yang menjabat presiden negara tersebut.

Marine Le Pen dari partai kanan-jauh Rassemblement National (RN) dan Anne Hidalgo dari partai kiri-tengah Parti Socialiste (PS) akan menantang politisi tengah presiden incumbent Emmanuel Macron. 

Hidalgo, 62, yang menjabat walikota Paris sejak 2014, diunggulkan sebagai kandidat presiden dari PS. Dia meluncurkan kampanyenya di kota Rouen.

“Saya ingin semua anak di Prancis memiliki kesempatan yang sama seperti yang saya miliki dahulu” katanya, mengenang masa kecilnya. Hidalgo adalah seorang putri dari imigran yang melarikan diri dari pemerintahan diktator Francisco Franco di Spanyol.

Le Pen, 53, memulai kampanyenya di kota Frejus dengan janji akan mempertahankan nilai “liberté” (kebebasan) Prancis, bersikap tegas dan keras di wilayah Prancis yang mengalami “Talibanisasi” atau didominasi warga Muslim.

Macron, 43, belum mengumumkan pencalonannya kembali, tetapi dia diduga kuat akan maju pilpres untuk periode kedua, lapor Associated Press.

Sementara itu, nama Valerie Pecresse mencuat sebagai wanita dari kalangan politisi Hijau yang katanya juga berambisi menjadi presiden Prancis.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Siswa Peraih Nilai Tertinggi Bilang Political Science Ketrampilan Memasak , Bihar Selidiki Kecurangan Ujian Akhir

Siswa Peraih Nilai Tertinggi Bilang Political Science Ketrampilan Memasak , Bihar Selidiki Kecurangan Ujian Akhir

200 Pekerja Somalia Dipecat di Colorado karena Tuntut Fasilitas Shalat

200 Pekerja Somalia Dipecat di Colorado karena Tuntut Fasilitas Shalat

Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Arab Saudi Serukan Pilkada Damai

Pelajar dan Mahasiswa Indonesia di Arab Saudi Serukan Pilkada Damai

PM Baru Kanada akan Hentikan Serangan Udara atas ISIS

PM Baru Kanada akan Hentikan Serangan Udara atas ISIS

Volkswagen Kena Denda €1 Miliar Terkait Skandal Diesel di Jerman

Volkswagen Kena Denda €1 Miliar Terkait Skandal Diesel di Jerman

Baca Juga

Berita Lainnya