Selasa, 7 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Mantan Presiden Afghanistan Membantah Kabur dengan Membawa Uang Jutaan Dolar

Ashraf Ghani M Agung Rajasa
Presiden Afghanistan, Mohammad Ashraf Ghani.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Mantan Presiden Ashraf Ghani pada hari Rabu menolak klaim bahwa ia melarikan diri dari Afghanistan dengan jutaan dolar.  Ghani, yang berlindung di Uni Emirat Arab, mengeluarkan pernyataan yang menyatakan penyesalannya karena pergi “tanpa memastikan stabilitas dan kemakmuran” di Afghanistan, kutip Anadolu Agency.

“Dengan penyesalan yang mendalam dan mendalam bahwa era saya sendiri berakhir dengan tragedi yang sama dengan pendahulu saya – tanpa memastikan stabilitas dan kemakmuran,” katanya, menambahkan bahwa “tidak pernah ada niat saya untuk meninggalkan rakyat.”

“Saya meminta maaf kepada masyarakat Afghanistan bahwa saya tidak dapat mengakhirinya secara berbeda,” kata Ghani, menekankan bahwa dia disarankan untuk meninggalkan Kabul “setelah Taliban secara tak terduga memasuki kota” pada 15 Agustus.

“Saya pergi atas desakan keamanan istana yang menasihati saya bahwa untuk tetap mengambil risiko memicu pertempuran jalanan yang sama mengerikan yang dialami kota selama Perang Saudara tahun 1990-an,” katanya.

Ghani mengatakan itu adalah “keputusan paling sulit dalam hidup saya” tetapi yang menurutnya “adalah satu-satunya cara untuk membungkam senjata dan menyelamatkan Kabul dan 6 juta warganya.”

Mantan presiden berjanji untuk menjelaskan lebih banyak peristiwa yang mengarah pada kepergiannya di masa depan. Dia menolak “tuduhan tak berdasar” bahwa dia melarikan diri dari Kabul “dengan jutaan dolar milik rakyat Afghanistan.”

“Tuduhan ini sepenuhnya dan pasti salah. Korupsi adalah wabah yang melumpuhkan negara kita selama beberapa dekade dan memerangi korupsi telah menjadi fokus utama dari upaya saya sebagai presiden. Saya mewarisi monster yang tidak bisa dengan mudah atau cepat dikalahkan,” tegas Ghani.

Mantan presiden Afghanistan mengatakan dia dan istrinya, yang berasal dari Lebanon, “telah teliti dalam keuangan pribadi kami.” “Saya telah mengumumkan secara terbuka semua aset saya. Warisan keluarga istri saya juga telah diungkapkan dan tetap terdaftar di negara asalnya, Lebanon, katanya, seraya menambahkan bahwa dia akan menyambut baik audit resmi atau penyelidikan keuangan di bawah naungan PBB atau badan independen lain yang sesuai.

Menekankan perlunya dialog untuk menentukan masa depan Afghanistan, Ghani mengatakan “Tradisi Jirga dan Syura Afghanistan sangat egaliter dan partisipatif dan dapat memberikan platform untuk hasil damai bagi negara yang bergerak maju,” katanya.*

Rep: Admin Hidcom
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Salafy Mesir Berencana Buat Dokumenter Nabi Muhammad

Salafy Mesir Berencana Buat Dokumenter Nabi Muhammad

Iran Palsukan Terjemahan Pidato Mursy

Iran Palsukan Terjemahan Pidato Mursy

Korupsi, Eks Menteri Sosial Zambia Dibui 2 Tahun

Korupsi, Eks Menteri Sosial Zambia Dibui 2 Tahun

Cuti Sakit, Guru di San Francisco Harus Membayar Gaji Guru Penggantinya

Cuti Sakit, Guru di San Francisco Harus Membayar Gaji Guru Penggantinya

Arab Saudi Umumkan Proyek Mega City NEOM Senilai $ 500 Miliar

Arab Saudi Umumkan Proyek Mega City NEOM Senilai $ 500 Miliar

Baca Juga

Berita Lainnya