Selasa, 7 Desember 2021 / 2 Jumadil Awwal 1443 H

Internasional

Tokoh Kashmir Syed Ali Shah Geelani Wafat di Srinagar, India Perketat Keamanan

Bagikan:

Hidayatullah.com—Politisi veteran Kashmir Syed Ali Shah Geelani wafat di Srinagar. Kematiannya mendorong pihak berwenang India untuk memperketat keamanan di wilayah tersebut.

Syed Ali Shah Geelani, tokoh penting politik separatis di wilayah Kashmir yang diduduki India, meninggal pada usia 91 tahun.

Politisi veteran itu, yang sakit sejak lama dan berstatus tahanan rumah sejak 12 tahun lalu, meninggal pada Rabu malam (1/9/2021) di rumahnya di Srinagar.

Geelani, seorang penulis Islam dan orator yang bersemangat, adalah pendukung setia ide penggabungan Kashmir dengan Pakistan.

Dia berulang kali menolak untuk terlibat dalam dialog apa pun dengan New Delhi, mengatakan “India tidak bisa dipercaya kecuali menyebut Kashmir sebagai wilayah yang disengketakan, men-demiliterisasi wilayah itu dan membebaskan tahanan politik sebagai syarat menggelar dialog yang bermakna.”

Pemerintah India yang berganti dari masa ke masa senantiasa menolak sikap Geelani.

Sikap sangat kerasnya yang menentang dialog antara India dan Pakistan soal Kashmir, juga mendapat kritikan dari tokoh-tokoh di Kashmir.

“Kami mungkin tidak sepakat dalam banyak hal, tetapi saya menghormatinya karena ketabahan dan pendiriannya dalam keyakinannya,” kata Mehbooba Mufti, seorang mantan menteri utama Kashmir, lewat Twitter, lansir DW.

Dari mengajar ke politik

Geelani memulai karir sebagai guru sekolah sebelum bergabung dengan partai agama dan politik terbesar di Kashmir, Jamat-e-Islami, pada 1950-an. 

Dia mengundurkan diri sebagai anggota parlemen untuk bergabung dengan gerakan anti-India pada 1980-an, dan menjadi simbol perlawanan Kashmir.

Geelani menjabat sebagai ketua All Parties Hurriyat Conference, sebuah konglomerat kelompok politik dan agama Kashmir yang dibentuk pada tahun 1993, yang memperjuangan hak untuk menentukan nasib sendiri bagi Kashmir.

Kematian Geelani mendorong pihak berwenang India memperketat keamanan di Kashmir, wilayah subur kaya sumber daya alam yang telah lama menjadi rebutan antara India dan Pakistan.

Menurut polisi, internet diputus sementara sebagai tindakan pencegahan dan ribuan tentara telah dikerahkan di wilayah yang merupakan salah satu zona paling termiliterisasi di dunia itu.

Beragam laporan menyebutkan

kawat berduri dan barikade telah dipasang di sepanjang jalan menuju rumah Geelani menyusul kabar atas kematiannya.

Pengumuman kematian Geelani disampaikan lewat pengeras suara masjid utama di dekat rumahnya, meminta orang-orang agar bergerak menuju kediamannya, menurut laporan media.

Namun, polisi mengatakan tidak ada seorang pun di lembah Kashmir yang diizinkan meninggalkan rumah mereka.

“Turut berduka cita atas meninggalnya pejuang kemerdekaan Kashmir Syed Ali Geelani yang berjuang sepanjang hayatnya untuk rakyatnya & hak mereka untuk menentukan nasib sendiri. Dia merasakan penderitaan penahanan & penyiksaan oleh negara pendudukan India tetapi dirinya tetap teguh,” kata Perdana Menteri Pakistan Imran Khan, lewat Twitter hari Kamis (2/9/2021).*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Moshe Katsav Sidang Kasasi Perkosaan

Moshe Katsav Sidang Kasasi Perkosaan

Menhan AS “Say Good Bye” ke Afghanistan

Menhan AS “Say Good Bye” ke Afghanistan

Bahrain Rilis Daftar Kelompok Teroris, Indonesia Disebut

Bahrain Rilis Daftar Kelompok Teroris, Indonesia Disebut

PM Prancis Minta Warga Yahudi Tidak Turuti Kemauan Netanyahu untuk Pindah

PM Prancis Minta Warga Yahudi Tidak Turuti Kemauan Netanyahu untuk Pindah

Kebijakan Istirahat Shalat Jumat Turki Digugat ke Pengadilan

Kebijakan Istirahat Shalat Jumat Turki Digugat ke Pengadilan

Baca Juga

Berita Lainnya