Senin, 29 November 2021 / 23 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Presiden Baru Zambia Pecat Komandan Militer dan Kepolisian

Bagikan:

Hidayatullah.com—Presiden baru Zambia Presiden Hakainde Hichilema mengganti para komandan tinggi militer dan kepala kepolisian, mengisyaratkan fokus untuk mewujudkan pasukan keamanan yang lebih bertanggung jawab.

Hari Ahad malam (29/8/2021), Presiden Hichilema mengumumkan komandan-komandan baru di lingkungan angkatan darat, angkatan udara dan national service berikut para deputinya, serta inspektur jenderal polisi yang baru.

Semua komisaris polisi daerah telah dibebaskan dari tugas mereka, tetapi penggantinya belum disebutkan.

Hichilema mengatakan para pejabat baru “harus mengutamakan kepentingan rakyat dan mengabdi kepada negara dengan tekun seraya  memastikan hak asasi manusia, kebebasan dan kebebasan dihormati”.

Dia mengatakan polisi harus melakukan pemeriksaan yang tepat sebelum menahan tersangka dan menegaskan “tidak ada yang harus ditangkap sebelum penyelidikan selesai”.

Hichilema, yang terpilih sebagai presiden awal Agustus dengan kemenangan telak, pernah menjadi korban kebrutalan polisi di masa lalu, lansir BBC.

Dia berkali-kali ditangkap dan ditahan beberapa kali – dan berjanji akan menangani masalah kekerasan yang dilakukan oleh pasukan keamanan.*

Rep: Ama Farah
Editor: Muhammad

Bagikan:

Berita Terkait

Pegawai Pemerintah Amerika Mengecam Kongres

Pegawai Pemerintah Amerika Mengecam Kongres

Mahkamah Internasional Tidak akan Menggugat Israel soal Kejahatan Perang atas Gaza Freedom Flotilla

Mahkamah Internasional Tidak akan Menggugat Israel soal Kejahatan Perang atas Gaza Freedom Flotilla

Presiden Erdogan Didenda karena ‘Menghina’ Patung Perdamaian Armenia

Presiden Erdogan Didenda karena ‘Menghina’ Patung Perdamaian Armenia

Tiga Biksu Cedera Saat Bentrok dengan Polisi Bangkok terkait Kasus Korupsi

Tiga Biksu Cedera Saat Bentrok dengan Polisi Bangkok terkait Kasus Korupsi

Kejahatan ‘Asmara Cyber’ Makin Mengkhawatirkan di Malaysia

Kejahatan ‘Asmara Cyber’ Makin Mengkhawatirkan di Malaysia

Baca Juga

Berita Lainnya