Jum'at, 22 Oktober 2021 / 16 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Pertemuan OKI Bahas Afghanistan, Indonesia Usulkan Rekonsiliasi dan Persatuan Seluruh Komponen

Pertemuan Konferensi Tingkat Menteri (KTM) Luar Biasa Komite Eksekutif OKI hari Senin Jeddah Arab Saudi
Bagikan:

Hidayatullah.com—Organisasi Kerja sama Islam (OKI) membahas situasi terkini di Afghanistan.  Dalam pertemuan di Markas OKI, Jeddah, delegasi RI menyampaikan penekanan kepada 3 (tiga) hal kunci terkait Afghanistan.

Pertama, masa depan Afghanistan harus diupayakan melalui penyelesaian damai melalui proses rekonsiliasi nasional yang dipimpin dan dimiliki oleh bangsa Afghanistan (Afghan-led dan ​Afghan-owned). Kedua, proses rekonsiliasi nasional Afghanistan hanya dapat diraih dengan persatuan dan solidaritas seluruh pihak di Afghanistan.

Ketiga, tidak akan ada perdamaian atau stabilitas di Afghanistan tanpa partisipasi penuh, setara, dan berarti dari kaum perempuan. Dalam pertemuan luar biasa atas undangan Kerajaan Arab Saudi ini  dipimpin oleh Sekjen OKI, Yousef Al-Othaimeen dan Wakil Tetap Arab Saudi untuk OKI, Saleh Al-Suhaibani.

Acara dihadiri 42 dari 57 negara anggota OKI ini digelar menyikapi perkembangan terbaru di Afghanistan di mana Taliban menguasai ibukota Kabul dan mengambil alih kekuasaan di Afghanistan. Pada sambutannya, Sekjen OKI menyampaikan dukungan solidaritas Islam bagi bangsa Afghan.

Masyarakat internasional berharap bahwa kepemimpinan Afghanistan yang akan datang dapat menjamin keamanan, perdamaian, kehormatan setiap rakyat Afghanistan sesuai dengan norma dan hukum internasional; juga memberikan akses bagi bantuan kemanusiaan dan fasilitasi warga sipil keluar dari Afghanistan. Sekjen OKI juga berharap Afghanistan tidak lagi menjadi tempat bersemayam (safe haven) organisasi teror.

Ia juga menyatakan kesediaan OKI untuk mendukung penuh persatuan dan rekonsiliasi nasional Afghanistan tanpa intervensi asing.  Wakil Tetap (Watap) Afghanistan untuk OKI, Duta Besar Shafiq Samim, menyampaikan apresiasi kepada OKI dan negara anggota atas dukungan dan solidaritasnya kepada Afghanistan di tengah masa sulit ini.

Selanjutnya, Watap Afghanistan melaporkan perkembangan terakhir di negaranya, yaitu Taliban telah memasuki Kabul dengan damai dan keamanan ibu kota dan wilayah lain sudah stabil. Dubes Shafiq juga menyampaikan komitmen Taliban, antara lain berjanji menjaga keselamatan orang asing dan misi diplomatik untuk meninggalkan Afghanistan melalui Bandara Kabul; syariah Islam ditegakkan; perempuan dan anak dilindungi untuk bersekolah dan bekerja; kebebasan media dijamin selama tidak bertentangan dengan prinsip Islam; dan membutuhkan pengakuan internasional dengan menjaga hubungan diplomatik.​

Pertemuan mengamanatkan Sekjen OKI untuk membentuk high-level delegation untuk menyampaikan dukungan dan bantuan untuk perdamaian, stabilitas dan rekonsiliasi nasional di Afghanistan. Pertemuan juga menyepakati Final Communique secara mufakat.*

Rep: Ahmad
Editor: Muhammad

Bagikan:

Berita Terkait

AS Dukung Blokade Gaza Lewat Travel Warning

AS Dukung Blokade Gaza Lewat Travel Warning

Senator Liberia Ini Memotong Sendiri Gajinya

Senator Liberia Ini Memotong Sendiri Gajinya

Cabuli Remaja Laki-Laki Pecandu Narkoba Pendeta Italia Dibebastugaskan

Cabuli Remaja Laki-Laki Pecandu Narkoba Pendeta Italia Dibebastugaskan

MUI: Haji Nazar Boleh Gunakan Vaksin Meningitis

MUI: Haji Nazar Boleh Gunakan Vaksin Meningitis

Muslim di China Rayakan Idul Adha Senin

Muslim di China Rayakan Idul Adha Senin

Baca Juga

Berita Lainnya