Rabu, 1 Desember 2021 / 25 Rabiul Akhir 1443 H

Internasional

Empat Anak Terbunuh dalam Pemboman Assad di Idlib Suriah

anak suriah AFP
Sebuah serangan udara Rusia di Suriah
Bagikan:

Hidayatullah.com — Empat anak terbunuh dalam pemboman rezim Assad di benteng terakhir oposisi Suriah di barat laut negara itu pada Ahad (08/08/2021), lansir The New Arab.

Tembakan artileri pada Sabtu (07/08/2021) malam menghantam daerah perumahan di selatan benteng Idlib yang didominasi kelompok oposisi, kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia.

Para korban di desa Qastoun di provinsi Hama berasal dari keluarga yang sama, katanya.

Wilayah Idlib adalah rumah bagi hampir tiga juta orang, dua pertiga dari mereka mengungsi dari bagian lain negara itu selama perang saudara selama satu dekade.

Hal ini didominasi oleh mantan afiliasi Al-Qaeda Suriah, tetapi kelompok oposisi dan pemberontak lainnya juga hadir.

Kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh sekutu rezim Rusia dan pendukung pemberontak Turki sebagian besar telah melindungi kawasan itu dari serangan pemerintah baru sejak Maret 2020.

Tetapi pasukan rezim telah meningkatkan penembakan mereka di selatan benteng sejak Juni.

Presiden Suriah Bashar al-Assad mengambil sumpah jabatan untuk masa jabatan baru bulan lalu, bersumpah untuk menjadikan “pembebasan bagian-bagian tanah air yang direbut” menjadi salah satu prioritas utamanya.

Perang Suriah telah menewaskan sekitar setengah juta orang termasuk diantaranya anak-anak sejak dimulai pada 2011 dengan tindakan brutal terhadap protes anti-pemerintah.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Bantuan AS ke Pakistan Dinilai Hanya Penipuan

Bantuan AS ke Pakistan Dinilai Hanya Penipuan

Kesepakatan Miliaran Dollar antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab

Kesepakatan Miliaran Dollar antara ‘Israel’ dan Uni Emirat Arab

Konferensi di Gaza Bahas Penyiksaan Tahanan Oleh Israel

Konferensi di Gaza Bahas Penyiksaan Tahanan Oleh Israel

Yunani dan Gereja Orthodoks Sepakat 10.000 Rohaniwan Tak Digaji Sebagai PNS

Yunani dan Gereja Orthodoks Sepakat 10.000 Rohaniwan Tak Digaji Sebagai PNS

India Berupaya Deportasi Pengungsi Rohingya dari Kashmir

India Berupaya Deportasi Pengungsi Rohingya dari Kashmir

Baca Juga

Berita Lainnya