Senin, 27 September 2021 / 20 Safar 1443 H

Internasional

Sudah Dapat Suntikan Vaksin AstraZeneca, PM Luxembourg Positif Covid-19

Bagikan:

Hidayatullah.com—Perdana Menteri Luxembourg dibawa ke rumah sakit seminggu setelah dites positif terkena virus corona.

Menurut pernyataan pemerintah, Xavier Bettel ditempatkan di rumah sakit selama 24 jam di bawah pengawasan dan menjalani tes lebih lanjut, lansir Euronews Senin (5/7/2021).

Pria berusia 48 tahun itu memulai masa isolasi 10 hari pada 27 Juni, kurang dari 48 jam setelah konferensi tingkat tinggi Eropa di Brussels di mana dia bertemu dengan para pemimpin Uni Eropa lainnya.

Bettel mengalami gejala ringan seperti demam dan sakit kepala.

Tidak ada peserta pertemuan lain yang dianggap sebagai kontak dalam kasus infeksinya, sebab prosedur jaga jarak diterapkan, kata pemerintah Luxembourg kala itu.

Xavier Bettel, yang menikahi pasangan homoseksualnya Gauthier Destenay pada Mei 2015, sudah menerima suntikan dosis pertama vaksin Covid-19 buatan AstraZeneca pada 6 Mei.

Luxembourg, negara berpenduduk 630.000 yang berbatasan dengan Jerman, Belgia dan Prancis, mengalami peningkatan jumlah kasus infeksi selama 10 hari terakhir.

Hari Sabtu 136 orang dinyatakan positif COVID-19, angka harian tertinggi sejak pertengahan Mei.

Negara ini mencatat total 71.031 kasus COVID dan 818 kematian sejak awal pandemi Covid-19.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Imigran Muslim Dibunuh di Athena, Ribuan Orang Berunjuk Rasa

Imigran Muslim Dibunuh di Athena, Ribuan Orang Berunjuk Rasa

Lewinsky Merasa Dijadikan Kambing Hitam untuk Melindungi Bill Clinton

Lewinsky Merasa Dijadikan Kambing Hitam untuk Melindungi Bill Clinton

Turki Tak Ucapkan Selamat pada Pemerintah Mesir Hasil Kudeta

Turki Tak Ucapkan Selamat pada Pemerintah Mesir Hasil Kudeta

Sambil Bawa Anjing, Mereka juga Lempar Al-Quran

Sambil Bawa Anjing, Mereka juga Lempar Al-Quran

Universitas Washington Prediksi Kematian Covid-19 di AS Mencapai 300.000

Universitas Washington Prediksi Kematian Covid-19 di AS Mencapai 300.000

Baca Juga

Berita Lainnya