Jum'at, 22 Oktober 2021 / 15 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Parlemen Prancis Kembali Memperdebatkan RUU ‘Separatisme’ yang Kontroversial

separatisme prancis PU
Emmanuel Macron
Bagikan:

Hidayatullah.com — Parlemen Prancis mulai memperdebatkan kembali RUU ‘separatisme’ yang kontroversial pada Senin (29/06/2021) setelah perubahan di Senat, lansir Anadolu Agency.

Pada diskusi hari pertama, Marlene Schiappa, delegasi menteri yang membidangi kewarganegaraan, hadir dari pihak pemerintah. Draf tersebut diharapkan disetujui pada akhir Juli.

Undang-undang yang diusulkan pertama kali diperkenalkan oleh Presiden Prancis Emmanuel Macron tahun lalu untuk memerangi apa yang disebut “separatisme Islam”.

Rancangan RUU, Mendukung penghormatan terhadap prinsip-prinsip Republik, mengatur intervensi di masjid dan asosiasi yang bertanggung jawab atas administrasi mereka, serta mengendalikan keuangan asosiasi dan organisasi non-pemerintah milik Muslim.

Ini juga membatasi pilihan pendidikan komunitas Muslim dengan mencegah keluarga memberi anak-anak pendidikan di rumah.

RUU tersebut melarang pasien memilih dokter berdasarkan jenis kelamin karena alasan agama atau alasan lain dan membuat “pendidikan sekularisme” wajib bagi semua pejabat publik.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Israel Memborbardir Wilayah Beirut

Israel Memborbardir Wilayah Beirut

Presiden Al-Sisi Imbau Rakyat Mesir Aktif Ikut Pemilu

Presiden Al-Sisi Imbau Rakyat Mesir Aktif Ikut Pemilu

Tunisia Isolasi 150 Pekerja di Pabrik untuk Membuat 50.000 Masker Sehari

Tunisia Isolasi 150 Pekerja di Pabrik untuk Membuat 50.000 Masker Sehari

Puasa Ramadhan 1437 H di Saudi dan Mesir Dimulai Hari Senin

Puasa Ramadhan 1437 H di Saudi dan Mesir Dimulai Hari Senin

PM Mahathir: Pendidikan Investasi Terbaik Tetapi Juga Dapat Merusak

PM Mahathir: Pendidikan Investasi Terbaik Tetapi Juga Dapat Merusak

Baca Juga

Berita Lainnya