Ahad, 23 Januari 2022 / 19 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Pemerintah Baru ‘Israel’ Menyetujui Pembangunan di Permukiman Ilegal Yahudi

permukiman yahudi REUTERS/Mohamad Torokman
Pemukiman Yahudi di Modiin Illit (latar belakang) dan tembok Israel (latar depan) di desa Bilin di Tepi Barat yang diduduki negara penjajah Israel (20/03/2020).
Bagikan:

Hidayatullah.com–Pemerintah koalisi baru yang dibentuk di “Israel”, dipimpin oleh Perdana Menteri Naftali Bennett, menyetujui sebuah proyek permukiman Yahudi baru pada hari Rabu (23/06/20221). Proyek tersebut berupa pembangunan 31 gedung baru di permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat yang diduduki, lansir Anadolu Agency.

Subkomite Perencanaan Tertinggi Administrasi Sipil di bawah Kementerian Pertahanan memeriksa proyek tersebut sebelum menyetujuinya, media lokal melaporkan.

Di antara bangunan yang disetujui untuk dibangun adalah pusat perbelanjaan dan dua sinagog.

Ini menandai pertama kalinya pemerintah yang dipimpin Bennet, yang mulai berkuasa pada 13 Juni, menyetujui pembangunan permukiman ilegal di Tepi Barat.

Ada lebih dari 250 permukiman ilegal Yahudi di Tepi Barat, yang diduduki “Israel” pada 1967.

Lebih dari 400.000 pemukim Yahudi yang tinggal di tempat-tempat ini membuat hidup semakin sulit bagi warga Palestina yang hidup di bawah pendudukan di Tepi Barat.

Di bawah hukum internasional, semua pemukiman Yahudi di wilayah pendudukan dianggap ilegal.

Polisi Zionis “Israel” mulai mengizinkan serangan pemukim pada tahun 2003, meskipun kecaman berulang kali dari Departemen Wakaf Islam di Yerusalem.*

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi Rilis Rekaman Suara Terbaru

Pemimpin ISIS Abu Bakr Al-Baghdadi Rilis Rekaman Suara Terbaru

Suriah Tembak Jatuh Pesawat F-4 Turki

Suriah Tembak Jatuh Pesawat F-4 Turki

‘Semua Warga Afghanistan’ Aman di Bawah Taliban, Kata Kepala Keamanan

‘Semua Warga Afghanistan’ Aman di Bawah Taliban, Kata Kepala Keamanan

Qatar akan Kirim Bantuan untuk Pasukan Lebanon saat Krisis Ekonomi Semakin Dalam

Qatar akan Kirim Bantuan untuk Pasukan Lebanon saat Krisis Ekonomi Semakin Dalam

Rezim Iran Uji Senjata S-300 dari Rusia

Rezim Iran Uji Senjata S-300 dari Rusia

Baca Juga

Berita Lainnya