Rabu, 19 Januari 2022 / 15 Jumadil Akhir 1443 H

Internasional

Bangun Hotel di atas Bekas Masjid Uighur, Muslim AS Desak Hilton Hentikan Proyek

masjid hotel hilton
Bagikan:

Hidayatullah.com–Organisasi advokasi Muslim terbesar di AS mendesak Hilton Worldwide Holdings pada hari Selasa untuk membatalkan rencana untuk membangun sebuah hotel di lokasi masjid yang dibuldoser di wilayah Xinjiang China.

Seruan oleh Council on American-Islamic Relations (CAIR) datang setelah sebuah laporan minggu ini oleh harian Inggris The Telegraph bahwa China sedang membangun pusat komersial baru, termasuk Hotel Hilton kelas atas, di lokasi di mana sebuah masjid awalnya dihancurkan.

Wakil Direktur Nasional CAIR Edward Ahmed Mitchell mengatakan Hilton memiliki kesempatan unik untuk mengambil sikap tegas terhadap genosida yang sedang berlangsung di China terhadap Muslim Uighur dan memberi contoh bagi perusahaan terkemuka lainnya.

“Hilton harus berdiri di sisi kanan sejarah dengan mengumumkan akan membatalkan proyek ini dan menghentikan operasi apa pun di wilayah Uyghur di China sampai pemerintahnya mengakhiri penganiayaannya terhadap jutaan orang yang tidak bersalah,” kata Mitchell dalam sebuah pernyataan, lansir Anadolu Agency.

Sejak 2017, China telah melakukan pelanggaran besar-besaran dan sistematis terhadap Muslim yang tinggal di Xinjiang.

Dugaan diskriminasi China terhadap agama, budaya dan hak asasi manusia untuk lebih dari 1 juta etnis Muslim Uighur di Xinjiang dalam dekade terakhir telah membuat marah komunitas internasional, mendorong sanksi terhadap pejabat dan perusahaan China.

Para pejabat dituduh menempatkan penduduk Uighur di kamp-kamp konsentrasi yang oleh China didefinisikan sebagai pusat-pusat pendidikan ulang dan pelatihan. Beijing dengan keras menyangkal pelanggaran hak warganya.

Rep: Fida A.
Editor: -

Bagikan:

Berita Terkait

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Kepolisian New York Akhiri Pengawasan terhadap Komunitas Muslim

Rabbi Haramkan Rumah Disewa Non-Yahudi

Rabbi Haramkan Rumah Disewa Non-Yahudi

Rampas Senjata Pasukan Zionis dengan “Cabe”

Rampas Senjata Pasukan Zionis dengan “Cabe”

Kurang Bukti, Nigeria Bebaskan 475 Tersangka Boko Haram

Kurang Bukti, Nigeria Bebaskan 475 Tersangka Boko Haram

Erdogan Minta Barat Akui Organisasi Kurdi Suriah PYD sebagai Teroris

Erdogan Minta Barat Akui Organisasi Kurdi Suriah PYD sebagai Teroris

Baca Juga

Berita Lainnya