Rabu, 29 September 2021 / 21 Safar 1443 H

Internasional

Ratusan Masyarakat Kanada Ikuti Pemakaman Anggota Keluarga Muslim Korban Ismofobia

Bagikan:

Hidayatullah.com–Ratusan orang menghadiri upacara pemakaman empat orang keluarga Muslim Kanada yang gugur ditabrak truk angkut oleh seorang pria dalam serangan, yang menurut polisi didorong oleh kebencian Islam.  Keempat korban, yang mencakup tiga generasi, gugur ketika Nathaniel Veltman, 20 tahun, menabrak para korban saat sedang berjalan-jalan sore di dekat rumah mereka di London, Ontario.

Anggota keluarga kelima, seorang anak laki-laki berusia 9 tahun, sedang berada dalam masa pemulihan dari luka-lukanya di rumah sakit. Polisi mengatakan serangan itu direncanakan dan menduga bahwa keluarga itu menjadi sasaran karena keyakinan Islam yang mereka anut, kutip Reuters.

Upacara selama satu jam dimulai setelah empat peti yang dibungkus dengan bendera Kanada dibawa ke dalam kompleks Islamic Center of Southwest Ontario, dan diakhiri dengan doa serta ucapan belasungkawa yang disampaikan oleh para pemimpin agama dan masyarakat. “Dan fakta bahwa peti mati mereka terbungkus bendera Kanada yang indah adalah kesaksian yang tepat dari fakta bahwa seluruh bangsa Kanada mendukung mereka,” kata Komisaris Tinggi Pakistan untuk Kanada Raza Bashir Tarar dalam upacara tersebut.

Keluarga itu pindah ke Kanada dari Pakistan sekitar 14 tahun yang lalu. Serangan itu memicu kemarahan di seluruh Kanada. Para politis dari semua kubu mengutuk kejahatan itu, yang semakin menguatkan desakan untuk mengambil tindakan guna mengekang kejahatan rasial dan Islamofobia.

Kota London, 200 km (120 mil) barat daya Toronto, telah diwarnai dengan curahan dukungan setelah serangan itu. Veltman, yang kembali dihadirkan ke pengadilan pada Senin, menghadapi empat tuduhan pembunuhan tingkat pertama dan satu percobaan pembunuhan.

Perdana Menteri Kanada Justin Trudeau menyebut pembunuhan itu sebagai “serangan teroris” dan berjanji untuk menekan kelompok sayap kanan dan kebencian. “Menurut saya, kita kelelahan secara emosional,” kata Imam Aarij Anwer kepada Canadian Broadcasting Corp sebelum upacara.*

Rep: Ahmad
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Presiden Brazil Temer Dijerat Pasal Mengganggu Proses Hukum

Presiden Brazil Temer Dijerat Pasal Mengganggu Proses Hukum

Umat Islam Xinjiang Akan Jalani Masa Sulit Pasca Ledakan

Umat Islam Xinjiang Akan Jalani Masa Sulit Pasca Ledakan

Saudi Izinkan Pasangan Asing Sewa Hotel Tanpa Tunjukkan Surat Nikah

Saudi Izinkan Pasangan Asing Sewa Hotel Tanpa Tunjukkan Surat Nikah

Brunei Terapkan Syari’at Islam, Aktor Inggris dan LGBT Meradang

Brunei Terapkan Syari’at Islam, Aktor Inggris dan LGBT Meradang

Bayi Muhammad Mursy Ada di Palestina

Bayi Muhammad Mursy Ada di Palestina

Baca Juga

Berita Lainnya