Rabu, 9 Juni 2021 / 28 Syawwal 1442 H

Internasional

Ada Kemungkinan Covid-19 Berasal dari Lab di Wuhan, WHO Tidak Kuasa Memaksa China Memberikan Data Lengkap

Bagikan:

Hidayatullah.com—Seorang pejabat Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) mengatakan organisasinya tidak dapat memaksa China untuk mengungkapkan data lebih banyak soal asal mula Covid-19, dan mengatakan akan mengajukan studi yang diperlukan untuk meningkatkan pemahaman “ke level selanjutnya” perihal dari mana virus itu muncul.

Didesak oleh para reporter tentang bagaimana WHO akan “memaksa” China agar lebih terbuka, Mike Ryan, direktur program kedaruratan WHO, mengatakan dalam konferensi pers bahwa “WHO tidak memiliki kekuatan untuk memaksa siapapun dalam masalah ini”.

“Kami tentunya mengharapkan adanya kerja sama penuh, input dan dukungan dari semua negara anggota dalam upaya tersebut, ” kata Ryan seperti dilansir The Guardian Senin (7/6/2021).

Ada sejumlah teori mengemuka tentang asal mula Covid-19, yaitu virus melompat dari hewan – kemungkinan kelelawar – ke manusia, atau terjadi kebocoran di laboratorium di Wuhan, China, yang memang sedang melakukan riset terkait coronavirus yang sebagiannya didanai oleh Amerika Serikat.

Tim WHO yang mengunjungi China awal tahun ini untuk mencari tahu asal mula Covid-19 mengatakan mereka tidak diberi akses penuh ke semua data. Akan tetapi, kala itu mereka mengatakan teori kebocoran laboratorium tidak layak untuk ditindaklanjuti – pernyataan yang beberapa hari kemudian justru ditampik sendiri oleh pimpinan WHO Tedros Ghebreyesus yang mengatakan semua teori masih dimungkinkan untuk ditinjau.

Pekan lalu, surat-surat elektronik (e-mail) yang dirilis berdasarkan hak kebebasan untuk memperoleh informasi menyulut kritikan terhadap pejabat tinggi kesehatan Amerika Serikat Anthony Fauci.

Fauci diketahui menerima e-mail dari Peter Daszak, kepala EcoHealth Alliance – sebuah organisasi medis nirlaba yang membantu pendanaan riset di institut penyakit di Wuhan yang diduga menjadi asal virus penyebab Covid-19 – yang isinya berisi pujian untuk Fauci yang dianggap “berani” karena berupaya menampik teori kebocoran laboratorium.

“Banyak terima kasih,” jawab Fauci membalas surat berisi apresiasi yang dikirimkan Daszak tersebut.

Daszak merupakan salah satu penulis surat yang ditujukan kepada jurnal ilmiah tersohor Lancet pada bulan Maret yang isinya antara lain berbunyi, “Kami berdiri bersama menolak dengan tegas teori-teori konspirasi yang mengatakan bahwa Covid-19 tidak berasal dari alam.” 

Dalam surat itu Daszak tidak mengungkap bahwa dia ada konflik kepentingan, di mana institut di Wuhan yang didanai organisasinya kemungkinan menjadi sumber coronavirus penyebab Covid-19.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Somalia Sepakat Adakan Pemilu

Somalia Sepakat Adakan Pemilu

Barat Gelar Kompetisi Perebutkan Ladang Minyak Libya

Barat Gelar Kompetisi Perebutkan Ladang Minyak Libya

Dr. Az Zuhaili Wafat, Syeikh Ali Jum’ah Sangat Kehilangan

Dr. Az Zuhaili Wafat, Syeikh Ali Jum’ah Sangat Kehilangan

Israel Dukung Penutupan Kantor Media  Aljazeera

Israel Dukung Penutupan Kantor Media Aljazeera

Presiden ‘Israel’ Undang Putra Mahkota UEA untuk Kunjungi ‘Israel’

Presiden ‘Israel’ Undang Putra Mahkota UEA untuk Kunjungi ‘Israel’

Baca Juga

Berita Lainnya