Ahad, 26 September 2021 / 18 Safar 1443 H

Internasional

Presiden Tanzania Bebaskan >5.000 Narapidana

Presiden perempuan pertama
Bagikan:

Hidayatullah.com—Presiden Tanzania Samia Suluhu Hassan mengampuni lebih dari 5.000 narapidana dalam rangka Union Day.

Presiden Samia mendesak pembebasan ribuan napi itu dilakukan segera agar  Mereka dapat menerapkan keterampilan yang mereka pelajari selama dalam penjara dan menjalani kehidupan bertanggung jawab di dalam masyarakat, lansir BBC Senin (26/4/2021).

Union Day merupakan hari bersatunya Tanganyika dan  Zanzibar untuk membentuk Republik Tanzania pada 26 April 1964.

Pengampunan untuk narapidana pada Union Day merupakan tradisi tahunan.

Tahun lalu, mendiang Presiden John Magufuli mengampuni 3.973 napi untuk mengurangi kepadatan di dalam penjara.

Sekitar 35.000 orang dilaporkan sedang mendekam di dalam penjara di seluruh Tanzania.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Perbatasan Darat Qatar-Saudi Telah Dibuka Kembali setelah Krisis Teluk Mereda

Perbatasan Darat Qatar-Saudi Telah Dibuka Kembali setelah Krisis Teluk Mereda

Iran Laporkan 2 Kasus Baru terkait Virus Corona

Iran Laporkan 2 Kasus Baru terkait Virus Corona

Laporan Pelanggaran Seksual di Militer Jerman Meningkat

Laporan Pelanggaran Seksual di Militer Jerman Meningkat

100 Pasukan Afghanistan Tewas oleh Milisi Taliban

100 Pasukan Afghanistan Tewas oleh Milisi Taliban

Saksi Al-Ikhwan Hanya Bicara kepada HRW Tidak ke Komite Pemerintah Soal Rabaa

Saksi Al-Ikhwan Hanya Bicara kepada HRW Tidak ke Komite Pemerintah Soal Rabaa

Baca Juga

Berita Lainnya