Rabu, 7 April 2021 / 24 Sya'ban 1442 H

Internasional

Ratusan Ribu Pekerja Sektor Migas Kanada Terancam Kehilangan Pekerjaan

muh. abdus syakur/hidayatullah.com
[Ilustrasi] Kilang Minyak Pertamina di Cilacap, Jawa Tengah.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Tiga perempat pekerja sektor minyak dan gas (migas) Kanada – 450.000 orang – terancam kehilangan pekerjaan sebelum tahun 2050.

Ekstraksi dan distribusi minyak dan gas mencakup lebih dari seperempat emisi gas rumah kaca Kanada yang membuat Bumi semakin panas, sehingga menjadikannya target utama pemangkasan tenaga kerja ketika pemerintah mengalihkan penggunaan bahan bakar kepada sumber energi yang lebih bersih dan dapat diperbarui. Demikian menurut laporan yang dirilis TD Economics seperti dilansir Thomson Reuters Foundation Selasa (6/4/2021).

Kanada berkomitmen untuk mencapai nol emisi gas yang membuat Bumi semakin panas pada 2050, yang diupayakan melalui penanaman pohon dan penggunaan teknologi untuk menangkap dan menyimpan gas-gas tersebut.

Francis Fong, salah satu penulis laporan itu yang juga managing director TD Economics, mengatakan kenaikan penggunaan energi bersih akan menciptakan lebih banyak lapangan pekerjaan. Namun, pada saat yang sama banyak pekerja migas terutama di provinsi-provinsi Alberta, Saskatchewan, Newfoundland dan Labrador bisa kehilangan pekerjaan, seperti yang terjadi pada pekerja manual di era 1990-an.

Seiring dengan menurunnya sektor manufaktur Kanada, pekerjaan baru tercipta tetapi di lokasi berbeda dan membutuhkan keterampilan yang berbeda pula, kata laporan itu yang diberi judul “Don’t Let History Repeat”.

“Dogma ekonomi kala itu (1990-an) berasumsi bahwa pasar tenaga kerja akan menyesuaikan diri dan bahwa orang akan menemukan tempat mereka yang baru secara alamiah dalam ekonomi di masa depan – yang ternyata [asumsi] itu tidak terjadi,” kata Fong kepada Thomson Reuters Foundation.

Dampak dari transisi energi fosil ke energi yang bersih dan terbarukan akan dirasakan paling keras di komunitas-komunitas kecil yang sangat bersandar pada sektor migas, seperti Fort McMurray dan Cold Lake di Alberta, di mana pekerja sektor itu mencakup 25-30 persen dari total pekerjaan yang ada, bandingkan dengan tingkat nasional yang mencapai 1,5%.

TD Economics merekomendasikan infrastruktur energi bersih Kanada hendaknya difokuskan pada komunitas-komunitas seperti itu, dan menyeru agar pemerintah memberikan dukungan kepada pekerja sektor energi migas tersebut supaya transisi bidang pekerjaan mereka berjalan mulus.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Mandat PBB

Kepala Hak Asasi PBB Mengungkap Kekhawatiran tentang Laporan Penderitaan Muslim Uighur di Xinjiang

Marks & Spencer akan Tutup 100 Toko

Marks & Spencer akan Tutup 100 Toko

Dinilai Rasis Sinterklas Terancam Dilarang di Suriname

Dinilai Rasis Sinterklas Terancam Dilarang di Suriname

Albania Tunda Pencarian Korban Rezim Komunis

Albania Tunda Pencarian Korban Rezim Komunis

Pemerintah: Pelaku Bom Bunuh Diri di Masjid Asir Warga Saudi

Pemerintah: Pelaku Bom Bunuh Diri di Masjid Asir Warga Saudi

Baca Juga

Berita Lainnya