Senin, 5 April 2021 / 23 Sya'ban 1442 H

Internasional

Afghanistan Klaim Netralisir 75 Pejuang Taliban Menyusul Operasi Keamanan Besar-Besaran

Afghanistan Taliban AFP
Seorang pasukan keamanan Afghanistan di Ibu Kota Kabul
Bagikan:

Hidayatullah.com — Kementerian Pertahanan Afghanistan pada hari Ahad (04/04/2021) mengatakan setidaknya 75 pejuang Taliban tewas di provinsi selatan yang bergolak. Pasukan Afghanistan mengatakan mereka mengambil kembali kendali atas distrik Arghandab di Kandahar dari Taliban menyusul operasi keamanan besar di mana para pemberontak tewas, lapor Anadolu Agency.

Menurut Direktorat Kepolisian Kandahar, sejumlah komandan militan kunci termasuk di antara mereka yang terbunuh.

Kementerian menambahkan bahwa operasi pembersihan juga dilakukan di provinsi Zabul, Kunar, Nangarhar, dan Takhar di mana puluhan teroris tewas.

Mengutuk tindakan tersebut, Taliban memperingatkan akan adanya pembalasan. Kelompok itu juga mengklaim telah membunuh anggota pasukan keamanan Afghanistan di ibu kota Kabul.

“Konvoi unit khusus besar yang ditargetkan dengan VBIED (alat peledak improvisasi terikat kendaraan) & serangan taktis pada jam-jam sore hari ini di daerah Panja Chinar distrik Paghman #Kabul mengakibatkan hingga 45 perwira & pasukan tewas/terluka & beberapa kendaraan hancur,” tulis juru bicara Zabihullah Mujahid di Twitter.

Kekhawatiran akan lebih banyak kekerasan di Afghanistan yang lelah karena perang telah meningkat sejak Presiden AS Joe Biden mengisyaratkan kemungkinan penundaan penarikan pasukan AS.

Pasukan asing telah ditempatkan di Afghanistan sejak Amerika Serikat menginvasi negara itu pada2001. Berdasarkan kesepakatan yang ditandatangani oleh AS dan Taliban di Qatar pada Februari 2020, militer AS harus sepenuhnya meninggalkan Afghanistan pada Mei. Sekitar 2.500 tentaranya masih berada di tanah Afghanistan.*

Rep: Fida A.
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Pengungsi Suriah di Jerman Harus Perbarui Paspor di Keduataan Rezim Assad

Pengungsi Suriah di Jerman Harus Perbarui Paspor di Keduataan Rezim Assad

Rusia akan Aktifkan Lagi Pangkalan Komunikasi Intelijennya di Kuba

Rusia akan Aktifkan Lagi Pangkalan Komunikasi Intelijennya di Kuba

Mata-Mata CIA Klaim Amerika Serikat Terlibat Penangkapan Nelson Mandela

Mata-Mata CIA Klaim Amerika Serikat Terlibat Penangkapan Nelson Mandela

Italia Gabung Proyek Jalur Sutra China

Italia Gabung Proyek Jalur Sutra China

Pemberontak Houthi Akan Tembak dan Bunuh Orang yang Positif Covid-19

Pemberontak Houthi Akan Tembak dan Bunuh Orang yang Positif Covid-19

Baca Juga

Berita Lainnya