Rabu, 7 Juli 2021 / 27 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Universitas Aberdeen Kembalikan Patung Perunggu yang Dijarah Tentara Inggris ke Nigeria

Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah patung perunggu akan dikembalikan ke Nigeria oleh Universitas Aberdeen karena kepemilikan barang itu di masa sekarang ini dirasa “sangat tidak bermoral”.

Patung perunggu “yang tak ternilai harganya” itu dulu dijarah oleh tentara Inggris di Benin City pada tahun 1897.

Patung yang menampilkan sosok Oba (raja) Benin itu dibeli Universitas Aberdeen lewat lelang pada tahun 1957.

Namun karena belakangan semakin gencar seruan untuk mengembalikan benda-benda bersejarah semacam itu ke asalnya, pihak universitas sekarang menyetujui repatriasinya.

Ribuan patung dan ukiran dijarah semasa Benin City dihancurkan. Kota itu sekarang ini berada di wilayah Nigeria.

Kebanyakan barang yang dicuri tersebut kemudian dijual ke museum-museum atau kolektor pribadi.

Sejumlah museum tahun belakangan ini mendiskusikan soal perunggu-perunggu Benin yang menjadi koleksi mereka, di tengah dukungan terhadap pendirian Edo Museum of West African Art di Benin City untuk memajang barang-barang yang dikembalikan.

Neil Curtis, kepala museum dan koleksi khusus, mengatakan bahwa pihak universitas sebelumnya sudah menyetujui repatriasi beberapa benda sakral dan peninggalan leluhur ke Kanada, Australia dan New Zealand.

Sebuah panel menyimpulkan bahwa patung kepala Oba tersebut diambil dengan cara yang tidak patut dan sangat tidak bermoral, karena itu dan mereka sepakat untuk mengembalikannya ke Nigeria, dan pihak pengelola universitas mendukung langkah tersebut.

Menteri Informasi dan Kebudayaan Alhaji Lai Mohammed berkata, “Kebijakan Universitas Aberdeen dan langkah nyata melepaskan benda anti tak ternilai harganya itu merupakan langkah ke arah yang benar.”

“Pihak-pihak lain yang masih menyimpan benda-benda antik Nigeria sepatutnya meniru langkah repatriasi tersebut,” imbuhnya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Sekolah Kristen Belanda Ingin Pisahkan Laki-Perempuan

Sekolah Kristen Belanda Ingin Pisahkan Laki-Perempuan

Pimpin Partai Al Ikhwan Katatny akan Jalin Kerjasam dengan Lawan

Pimpin Partai Al Ikhwan Katatny akan Jalin Kerjasam dengan Lawan

Film Dokumenter Al Jazeera: Bahrain Rekrut Anggota Al Qaeda untuk Bunuh tokoh-tokoh Oposisi

Film Dokumenter Al Jazeera: Bahrain Rekrut Anggota Al Qaeda untuk Bunuh tokoh-tokoh Oposisi

Bashar Al Assad Kembali Bantai 200 Warga Sunni Di Suriah

Bashar Al Assad Kembali Bantai 200 Warga Sunni Di Suriah

Pengadilan Militer Aljazair Kukuhkan Vonis Penjara Said Bouteflika

Pengadilan Militer Aljazair Kukuhkan Vonis Penjara Said Bouteflika

Baca Juga

Berita Lainnya