Selasa, 6 Juli 2021 / 26 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Kabinet Sudan Setuju UEA Jadi Mediator Masalah Bendungan dan Perbatasan dengan Ethiopia

Sudan secara Resmi Meminta Mediasi Internasional dalam Sengketa Bendungan Grand Renaissance Ethiopia
Bagikan:

Hidayatullah.com—Kabinet Sudan menyetujui inisiatif Uni Emirat Arab untuk menjadi mediator masalah sengketa batas wilayah dengan Ethiopia, serta bendungan raksasa yang dibangun di aliran sungai Nil.

Daerah Al-Fashaga – di mana wilayah Amhara di bagian utara Ethiopia bertemu dengan negara bagian Gedaref di sisi timur Sudan – diklaim oleh kedua negara itu dan belakangan ini menjadi sumber konflik bersenjata yang dikhawatirkan akan meluas, lansir BBC Rabu (24/3/2021).

Berbicara di parlemen hari Selasa, PM Ethiopia 

Abiy Ahmed mengatakan negaranya tidak ingin berperang dengan Sudan terkait masalah sengketa wilayah.

Sementara itu, negoisasi berkaitan dengan Grand Ethiopia Renaissance Dam (GERD) tetap menemui jalan buntu selama bertahun-tahun, meskipun tahun lalu ada intervensi oleh Amerika Serikat dan Uni Afrika.

Ethiopia menolak pihak dari luar Uni Afrika masuk dalam proses mediasi GERD.

Ethiopia membangun bendungan raksasa di aliran sungai Nil Biru dengan tujuan memproduksi listrik bagi negaranya untuk menggenjot perekonomian.

Namun Mesir, yang mengandalkan sungai terpanjang di Afrika itu untuk sumber air minum dan kebutuhan lain, khawatir volume air akan banyak berkurang dengan adanya bendungan raksasa itu.

Sudan, yang berada di sisi yang sama dengan Mesir dalam masalah GERD, menurut para pakar sebenarnya diuntungkan karena akan mengurangi besaran banjir yang kerap dialaminya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Paus Ajak Para Kardinal Lakukan Evangelisasi ‘Tanpa Rasa Takut’

Paus Ajak Para Kardinal Lakukan Evangelisasi ‘Tanpa Rasa Takut’

Utusan Muammar Qadhafi ke Rusia

Utusan Muammar Qadhafi ke Rusia

Menhan Mesir: Militer Harus Siap Tempur Setiap Saat

Menhan Mesir: Militer Harus Siap Tempur Setiap Saat

UE akan Melacak Semua Penumpang Pesawat yang Menuju dan Keluar Eropa

UE akan Melacak Semua Penumpang Pesawat yang Menuju dan Keluar Eropa

Serangan Meriam Milisi Syiah al Houthi Tewaskan 5 Anak

Serangan Meriam Milisi Syiah al Houthi Tewaskan 5 Anak

Baca Juga

Berita Lainnya