Kamis, 8 Juli 2021 / 28 Zulqa'dah 1442 H

Internasional

Jaksa Spanyol Tuntut Eks Bos IMF Rodrigo Rato 70 Tahun Penjara

Bagikan:

Hidayatullah.com—Mantan kepala Dana Moneter Internasional (IMF) Rodrigo Rato, yang saat ini sedang menjalani hukuman penjara dalam kasus penyelewengan dana, hari Selasa (23/3/2021) dikenai sejumlah dakwaan baru termasuk pencucian uang dan penipuan pajak dan dituntut 70 tahun penjara.

Pria berusia 72 tahun itu dikenai 11 dakwaan yang berkaitan dengan kasus-kasus saat dirinya menjabat menteri perekonomian dalam pemerintahan Jose Maria Aznar (1996-2004), kata jaksa dalam sebuah pernyataan seperti dilansir AFP.

Rato, yang juga menjabat sebagai wakil perdana menteri sebelum memimpin IMF dari tahun 2004 sampai 2007, sudah dijatuhi hukuman penjara 4 tahun enam bulan pada 2018 tetapi belum lama ini dipindah ke penjara semi-terbuka.

Jaksa berkeyakinan Rato menyembunyikan total of 8,5 juta euro ($10 juta) dari otoritas pajak Spanyol antara tahun 2005 dan 2015, dan untuk kejahatan ini jaksa menuntutnya penjara 53 tahun.

Jaksa menuding Rato menggunakan perusahaan-perusahaan berbasis di Irlandia, Panama dan Inggris untuk melakukan kegiatan investasi – yang masih berlangsung sampai sekarang – melalui rekening bank di Kepulauan Bahama, Luxembourg, Inggris, Swiss, Monako dan lainnya.

Pada bulan September, Rato dinyatakan bebas dari satu kasus penipuan dan pemalsuan buku semasa menjabat kepala bank Spanyol Bankia, yang kemudian menjadi simbol krisis perbankan 2011 di negara itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Empat Skenario Kelanjutan Teknologi Nuklir Iran

Empat Skenario Kelanjutan Teknologi Nuklir Iran

Bunuh Saudaranya Anggota Al-Qaida, Seorang Kolonel Yaman Dibunuh Keponakannya

Bunuh Saudaranya Anggota Al-Qaida, Seorang Kolonel Yaman Dibunuh Keponakannya

Tokoh Gerakan Islam Uzbek Tewas, Mazlumder Tuntut Mantan Presiden Turki

Tokoh Gerakan Islam Uzbek Tewas, Mazlumder Tuntut Mantan Presiden Turki

Prancis Ikut Pulangkan Pasukan dari Afghanistan

Prancis Ikut Pulangkan Pasukan dari Afghanistan

NATO Setujui Embargo dan Serang Libya

NATO Setujui Embargo dan Serang Libya

Baca Juga

Berita Lainnya