Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Menteri Transportasi Houthi Dikabarkan Tewas Karena Covid-19

Menteri Houthi tewas
(Tengah) Zakaria al-Shami, (Kiri) Mayjen. Naser Al-Qawbari, Komandan Brigade Republik 63.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Menteri transportasi pemberontak Syiah Houthi yang memerintah di sebagian wilayah Yaman, Zakaria al-Shami, tewas pada Ahad. Kabar ini disampaikan setelah beredarnya berbagai rumor tentang penyebab kematiannya.

Sumber resmi Houthi mengatakan Menteri al-Shami tewas karena komplikasi setelah terinfeksi virus corona baru Covid-19 setelah sebelumnya dirawat di rumah sakit di ibukota Sanaa, tempat Perdana Menteri Houthi Abdulaziz bin Habtour dan pejabat Houthi lainnya dirawat karena Covid-19.

Sumber itu tidak segera menanggapi permintaan untuk berkomentar. Abdulaziz Alkumaim, Menteri Perencanaan Houthi, mengatakan di unggahan media sosial bahwa Shami telah meninggal, namun tidak memberikan rincian lebih lanjut.

Al Arabiya menerima dua laporan berbeda tentang tewasnya al-Shami. Menurut beberapa sumber dia bersama pemimpin Houthi lain terbunuh dalam serangan pesawat koalisi Arab yang menarget pertemuan di Sanaa. Sumber lain mengatakan dia mungkin terbunuh dalam pembunuhan oleh tokoh Houthi lainnya di antara kelompok milisi yang didukung Iran.

Yaman terbagi antara pemerintahan berbasis Sanaa yang dikendalikan oleh Houthi, yang bersekutu dengan Iran, dan pemerintah berbasis Aden yang diakui secara internasional.*

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Khutbah Dua Masjid Suci Diterjemahkan ke Bahasa Prancis dan Malawi

Khutbah Dua Masjid Suci Diterjemahkan ke Bahasa Prancis dan Malawi

George H.W Bush Dukung Mitt Romney Jadi Presiden AS

George H.W Bush Dukung Mitt Romney Jadi Presiden AS

Sudan Sepakat untuk Menormalisasi Hubungan dengan ‘Israel’

Sudan Sepakat untuk Menormalisasi Hubungan dengan ‘Israel’

Pemberontak al Houthi Tangkapi Perempuan Peserta Aksi Damai

Pemberontak al Houthi Tangkapi Perempuan Peserta Aksi Damai

Penulis Liberal Taslima Nasrin Berharap India Beri Kekhususan Kelompoknya dalam Penerapan ‘UU Anti-Muslim’

Penulis Liberal Taslima Nasrin Berharap India Beri Kekhususan Kelompoknya dalam Penerapan ‘UU Anti-Muslim’

Baca Juga

Berita Lainnya