Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Unjuk Rasa Besar Tolak Petisi Penghapusan Ayat Quran di Bangladesh

Petisi Penghapusan ayat quran AFP Photo
Bagikan:

Hidayatullah.comPartai politik agama terbesar di Bangladesh, Jamaat-e-Islami, mengorganisir unjuk rasa di ibukota Dhaka untuk mengecam sebuah petisi yang diajukan ke Mahkamah Agung India meminta penghapusan 26 ayat dari Quran.

Petisi penghapusan ayat Quran itu diajukan oleh Waseem Rizvi, mantan ketua Dewan Wakaf Syiah di Uttar Pradesh, India, dan seorang produser film Bollywood, dua hari lalu. Petisi mengklaim bahwa beberapa bagian dari al-Quran “memprovokasi kekerasan” dan menghasut orang untuk “jihad,” yang dia artikan sebagai perjuangan bersenjata.

Ratusan pendukung Jamaat datang ke pusat bisnis ibu kota di daerah Motijheel dan kemudian berunjuk rasa di jalan utama meneriakkan slogan-slogan mengecam Rizvi.

Para pengunjuk rasa juga menuntut agar pengadilan India segera menolak petisi tersebut dan membawa Rizvi ke pengadilan karena telah melukai perasaan lebih dari satu miliar Muslim di seluruh dunia.

Berbicara kepada Anadolu Agency, pemimpin Jamaat-e-Islami Dr. Shafiqur Rahman mengatakan tidak ada Muslim yang berani mengajukan petisi tentang al-Quran karena “Allah sendirilah yang menjamin akan melindungi kitab suci ini dari perubahan apapun.”

Rahman menyebut Rizvi, yang disebut-sebut sebagai pemimpin Syiah, kelewat berani karena mengajukan petisi untuk menghapus 26 ayat al-Quran, yang tidak pernah berubah selama 1.500 tahun terakhir.

“Jangankan 26 ayat, tidak ada seorangpun yang memiliki wewenang untuk mengubah satu huruf dari al-Quran,” kata Rahman. Ia mendesak pemerintah India segera menangkap Rizvi dan membawanya ke pengadilan karena telah melukai perasaan umat Islam di dunia.*

Baca juga: Demonstrasi Besar “Boikot Produk Prancis” Terjadi di Bangladesh

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

Sepuluh Bocah Afrika Ditemukan Kedinginan dan Kelaparan di Irlandia Utara

Sepuluh Bocah Afrika Ditemukan Kedinginan dan Kelaparan di Irlandia Utara

Turki Sebut Benyamin Netanyahu Sebagai Rasis Terang-Terangan

Turki Sebut Benyamin Netanyahu Sebagai Rasis Terang-Terangan

Takut Ketahuan Homoseksual, Suami Jerat Leher dan Bakar Istrinya

Takut Ketahuan Homoseksual, Suami Jerat Leher dan Bakar Istrinya

Al Wefaq Boikot Pemilu Bahrain

Al Wefaq Boikot Pemilu Bahrain

Pandemi Covid-19: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan di Nigeria dan Ethiopia

Pandemi Covid-19: Banyak Orang Kehilangan Pekerjaan di Nigeria dan Ethiopia

Baca Juga

Berita Lainnya