Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Embargo Tidak Efektif, Banyak Negara Asing Menyuplai Senjata untuk Faksi-Faksi di Libya

Korban selamat mengatakan perahu berlayar dari Zuwara di Libya hari Kamis (9/5/2019) dan mengalami masalah setelah diterjang ombak besar.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Sebuah laporan baru Perserikatan Bangsa-Bangsa menuding sejumlah negara menyuplai senjata untuk faksi-faksi yang bertikai di Libya, yang berarti pelanggaran atas embargo senjata yang diberlakukan terhadap negara di bagian utara Afrika tersebut.

“Embargo senjata tetap sama sekali tidak efektif. Bagi negara-negara anggota (PBB) yang secara langsung mendukung pihak-pihak dalam konflik, pelanggarannya sangat meluas, terang-terangan dan sama sekali tidak mengindahkan sanksi yang diberlakukan,” kata laporan itu seperti dilansir BBC Rabu (17/3/2021).

Libya dikenai sanksi berupa embargo senjata sejak 2011, menyusul tumbangnya kekuasaan dan dibunuhnya Muammar Qadhafi yang dipicu oleh demonstrasi massa yang dikenal sebagai Arab Spring.

Sampai saat ini, negara itu terpecah antara pemerintahan yang diakui PBB yang menguasai bagian barat Libya melawan kubu Jenderal Khalifa Haftar yang membentuk pemerintahan sendiri di bagian timur.

Kedua pihak masing-masing memiliki negara pendukung.

Kubu Haftar disokong antara lain oleh Uni Emirat Arab, Yordania, Rusia, Suriah dan Mesir.

Sementara Turki dan Qatar mendukung pemerintahan yang berpusat di Tripoli.

Negara-negara asing itu disebut dalam laporan PBB sebagai pihak yang memasok senjata bagi kelompok-kelompok yang bertikai di Libya.

Hari Senin (15/3/2021) sebuah pemerintahan persatuan yang baru diambil sumpahnya, yang diharapkan menjadi akhir pertikaian sekaligus babak baru persatuan negara Libya.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ada Gereja Penggemar Heavy Metal di Bogota

Ada Gereja Penggemar Heavy Metal di Bogota

Ibu Vittorio Ingin Kunjungi Gaza

Ibu Vittorio Ingin Kunjungi Gaza

Dukung Rezim Suriah, Hizbullah Kena Sanksi Amerika

Dukung Rezim Suriah, Hizbullah Kena Sanksi Amerika

Dilaporkan Hilang, Remaja Korea Ngetweet Ingin Gabung ISIS/ISIL

Dilaporkan Hilang, Remaja Korea Ngetweet Ingin Gabung ISIS/ISIL

Kairo Undang Negara Islam Berinvestasi di Mesir

Kairo Undang Negara Islam Berinvestasi di Mesir

Baca Juga

Berita Lainnya