Ahad, 24 Oktober 2021 / 17 Rabiul Awwal 1443 H

Internasional

Bom Pipa Meledak di Tempat Pemeriksaan Covid-19 di Belanda

Bagikan:

Hidayatullah.com—Polisi Belanda mengatakan memperlakukan kasus ledakan yang merusak sebuah tempat pemeriksaan Covid-19  Rabu pagi sebagai sebuah serangan yang disengaja.

Dilansir The Guardian Rabu (3/3/2021), tidakbada laporan korban luka dalam ledakan yang terjadi pukul 06.55 waktu setempat, yang menghancurkan setengah lusin jendela di fasilitas pemeriksaan Covid-19 drive-through di Bovenkarspel, sekitar 40 mil (60 km) arah utara dari Amsterdam. Polisi menutup lokasi kejadian untuk kepentingan penyelidikan.

Laporan media Belanda menyebutkan bahwa sebuah bom pipa meledak di area luar tempat pemeriksaan tersebut. Orang-orang yang berada di sekitar lokasi saat kejadian menceritakan suara ledakan keras.

“Sudah pasti peledak itu sampai di sana secara tidak disengaja,” kata seorang jubir kepolisian kepada koran Algemeen Dagblad

“Namun, kita baru akan mengetahui apa motifnya begitu kami sudah mengidentifikasi dan menangkap tersangka pelakunya.”

Itu bukan pertama kali tempat pemeriksaan coronavirus di Belanda mengalami serangan.

Tiga orang ditangkap, termasuk seorang remaja 16 tahun, setelah aksi pembakaran terjadi di sebuah tempat pemeriksaan Covid-19 di desa nelayan Urk, saat terjadi kerusuhan dalam aksi protes selama tiga hari, yang dipicu pemberlakuan jam malam di seluruh wilayah Belanda pada bulan Januari.

Sepekan kemudian alat peledak ditemuka di sebuah tempat pemeriksaan Covid-19 di Hilversum.

Kaca-kaca jendela juga pernah dipecahkan di sejumlah tempat pemeriksaan Covid-19 di Amsterdam.

Pada Oktober tahun lalu, terjadi aksi corat-coret dan vandalistis di sebuah tempat pemeriksaan Covid-19 di Breda. Pelaku menuliskan kata-kata, “Coronavirus hoaks.”*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Turki Resmi Menyatakan Kelompok Fethullah Gulen Sebagai Teroris

Turki Resmi Menyatakan Kelompok Fethullah Gulen Sebagai Teroris

Saleh Siap Turun dalam 90 Hari

Saleh Siap Turun dalam 90 Hari

Pasukan Qadhafi Bertengkar Sendiri?

Pasukan Qadhafi Bertengkar Sendiri?

Jerman Geram dengan Penyadapan oleh Inggris dan AS

Jerman Geram dengan Penyadapan oleh Inggris dan AS

Peramal Nasib Libanon Tidak Jadi Dipenggal

Peramal Nasib Libanon Tidak Jadi Dipenggal

Baca Juga

Berita Lainnya