Selasa, 23 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Di New York City Beredar Varian Baru Coronavirus B.1.526

Bagikan:

Hidayatullah.com—Coronavirus varian baru diketahui sedang merebak di New York City, kata peneliti.

Coronavirus itu, yang disebut sebagai B.1.526, pertama kali terinfeksi pada sampel yang diambil di New York pada bulan Desember 2020. Sampai pertengahan Februari diketahui varian baru itu mencakup sekitar 12% kasus, kata peneliti di Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons, hari Rabu (24/2/2021) seperti dilansir The Guardian.

Kantor berita Reuters melaporkan bahwa varian itu dipaparkan dalam hasil riset yang dipublikasikan online oleh California Institute of Technology. Belum ada di antara hasil studi itu yang sudah dikaji ulang oleh pakar luar.

Peneliti dari Columbia University mengatakan analisis terhadap database yang tersedia bagi publik tidak menunjukkan prevalensi tinggi dengan varian coronavirus yang belum lama ini ditemukan di Afrika Selatan dan Brazil pada sampel-sampel yang diambil dari wilayah NY City dan sekitarnya.

“Justru kami menemukan jumlah yang banyak dari turunan yang berkembang di dalam negeri ini,” kata Dr. Anne-Catrin Uhlemann, assisten profesor bidang penyakit menular di College of Physicians and Surgeons di Columbia University, Dalam sebuah pernyataan.

Hasil studi Columbia menemukan bahwa B.1.526 memiliki beberapa karakteristik mengkhawatirkan yang sama dengan B.1.351, varian yang pertama di temukan di Afrika Selatan, serta P.1 yang ditemukan di Brazil. Beberapa hasil studi menunjukkan bahwa varian-varian baru itu lebih kebal terhadap sejumlah vaksin yang ada saat ini dibandingkan varian coronavirus sebelumnya.

Peneliti mengatakan hal yang mengkhawatirkan adalah perubahan atau mutasi di area mahkota protein virus yang disebut E484K, yang terdapat di semua tiga varian baru itu. Mutasi E484K ini diyakini mampu memperlemah respon imun tubuh terhadap coronavirus.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Pasukan Pro-pemerintah Yaman Serbu Kota yang Diduduki Milisi Syiah al Houthi

Pasukan Pro-pemerintah Yaman Serbu Kota yang Diduduki Milisi Syiah al Houthi

Salafi Bahrain Tidak Ajukan Calon dalam Pemilu

Salafi Bahrain Tidak Ajukan Calon dalam Pemilu

Sel ISIS/IS dari 9 Negara Beroperasi di Saudi

Sel ISIS/IS dari 9 Negara Beroperasi di Saudi

18 Tahun Melakukan Pemukulan sebagai Alasan Mengusir Jin

18 Tahun Melakukan Pemukulan sebagai Alasan Mengusir Jin

DK-PBB Pakai Standar Ganda, Saudi Menolak Jadi Anggotanya

DK-PBB Pakai Standar Ganda, Saudi Menolak Jadi Anggotanya

Baca Juga

Berita Lainnya