Jum'at, 24 September 2021 / 16 Safar 1443 H

Internasional

Dua Puluh Persen dari Total Kematian Global Covid-19 Terjadi di Amerika Serikat

Ilustrasi.
Bagikan:

Hidayatullah.com—Angka kematian coronavirus di Amerika Serikat hari Senin (22/2/2021) melampaui 500.000, menurut data yang dikumpulkan oleh Johns Hopkins University.

Angka itu mencakup 20% dari total kematian global Covid-19, yang hampir mencapai 2,5 juta.

Setengah juta warga Amerika yang meninggal akibat coronavirus itu melampaui jumlah gabungan kematian orang Amerika akibat Perang Dunia I, Perang Dunia II dan Perang Vietnam.

“Sebagai sebuah bangsa, kita tidak dapat menerima takdir yang kejam ini. Sementara kita sudah cukup lama berjuang melawan pandemi ini, kita tidak boleh menjadi mati rasa akan kepedihan,” kata Presiden Joe Biden dalam pidatonya di Gedung Putih seperti dilansir BBC.

“Saya meminta kepada semua rakyat Amerika untuk mengenang, mengingat mereka yang telah tiada dan mereka yang ditinggalkan,” ujarnya. “Saya juga meminta agar kita bergerak, tetap semangat, tetap menjaga jarak, mengenakan masker dan divaksinasi.”

Hari Senin, lonceng-lonceng di gereja National Cathedral di Washington berdentang 500 kali sebagai simbol 500.000 orang yang kehilangan nyawanya selama pandemi.

Di tangga-tangga Gedung Putih, 500 lilin dinyalakan untuk mengenang mereka yang wafat sementara band militer memainkan lagu “Amazing Grace.”

Biden memerintahkan semua bendera nasional di gedung pemerintahan dan militer dipasang setengah tiang sampai hari Jumat malam.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Ratu Elizabeth II Berulang Tahun ke-95 Setelah Memakamkan Suaminya

Ratu Elizabeth II Berulang Tahun ke-95 Setelah Memakamkan Suaminya

China Jerat Pejabat Uighur Eks Gubernur Xinjiang dengan Tuduhan Korupsi

China Jerat Pejabat Uighur Eks Gubernur Xinjiang dengan Tuduhan Korupsi

Bintang Sepakbola Muslim Dunia akan Rutin Bertanding untuk Amal di Madinah

Bintang Sepakbola Muslim Dunia akan Rutin Bertanding untuk Amal di Madinah

Awal Mei Korea Utara Samakan Standar Waktu dengan Selatan

Awal Mei Korea Utara Samakan Standar Waktu dengan Selatan

Pria Kanada Ini Sebar Hoaks, Mengaku Pernah Bergabung dengan ISIS

Pria Kanada Ini Sebar Hoaks, Mengaku Pernah Bergabung dengan ISIS

Baca Juga

Berita Lainnya