Rabu, 3 Maret 2021 / 19 Rajab 1442 H

Internasional

Israel Perluas Fasilitas Penghasil Senjata Nuklir

fasilitas senjata nuklir israel
Fasilitas nuklir Israel di Dinoma.
Bagikan:

Hidayatullah.com — Israel perluas fasilitas nuklir Dimona, di mana itu sebelumnya telah memproduksi bahan fisil untuk senjata nuklir, menurut pantauan foto satelit baru.

Foto satelit yang dipublikasikan oleh International Panel on Fissile Material (IPFM), kelompok independen, menunjukkan pekerjaan konstruksi besar-besar sedang berlangsung.

Konstruksi itu tampaknya berlangsung di Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev, tidak jauh dari gedung reaktor berkubah. “Konstruksi berpusat di sekitar area penggalian besar dengan ukuran sekitar 140 meter kali 50 meter,” lanjut IPFM.

Belum diketahui sudah berapa lama Israel memperluas fasilitas penghasil senjata nuklirnya itu. Pavel Podvig, peneliti IPFM, mengatakan kepada The Guardian, “Tampaknya konstruksi dimulai sekitar awal tahun 2019, atau akhir 2018, jadi sudah berlangsung sekitar dua tahun, tapi hanya itu yang bisa kami katakan saat ini.”

Menurut perkiraan Federasi Ilmuwan Amerika, Israel memiliki sekitar 90 hulu ledak nuklir yang terbuat dari plutonium yang diproduksi di reaktor air berat di fasilitas nuklir Dimona.

Baca juga: Pohon Uang Amerika: Kisah Dana Bantuan AS untuk Zionis ‘Israel’

Pusat Penelitian Nuklir Shimon Peres Negev dibangun pada tahun 1958, secara rahasia. Itu dilakukan dengan bantuan dari pemerintah Prancis, dan tanpa pengawasan oleh Badan Energi Atom Internasional.

Fasilitas nuklir Dimona dan sebagian besar aktivitas senjata nuklir Israel tetap dirahasiakan sampai tahun 1986. Hingga Mordechai Vanunu, mantan teknisi di Dimona melarikan diri ke Inggris dan mengungkapkan keberadaan program senjata tersebut kepada Sunday Times.

Vanunu kemudian diculik oleh agen Mossad dan dijatuhi hukuman 18 tahun penjara karena pengkhianatan dan spionase di pengadilan rahasia. Dia menghabiskan sebelas tahun dari tahun-tahun itu di sel isolasi.

Pada saat pengakuan Vanunu, Sunday Times melaporkan bahwa Israel memiliki 20 bom hidrogen dan 200 bom fisi.

Israel tidak menandatangani Perjanjian Non-Proliferasi Senjata Nuklir (NPT).

Rep: Nashirul Haq
Editor: Bambang S

Bagikan:

Berita Terkait

PM Irak Berjanji Tingkatkan Keamanan setelah Pembunuhan Muslim Sunni di Salahuddin

PM Irak Berjanji Tingkatkan Keamanan setelah Pembunuhan Muslim Sunni di Salahuddin

Rakyat Madaya Kelaparan, Hizbullah Bombardir Sekolah

Rakyat Madaya Kelaparan, Hizbullah Bombardir Sekolah

Punya Kekayaan Jutaan Dolar, Bintang Tenis Boris Becker Dinyatakan Bangkrut

Punya Kekayaan Jutaan Dolar, Bintang Tenis Boris Becker Dinyatakan Bangkrut

Presiden Erdogan Ajak Rakyat Menentang Kudeta

Presiden Erdogan Ajak Rakyat Menentang Kudeta

Pencuri Gondol Mesin Jet Tempur F16 Zionis-Israel

Pencuri Gondol Mesin Jet Tempur F16 Zionis-Israel

Baca Juga

Berita Lainnya