Jum'at, 12 Februari 2021 / 29 Jumadil Akhir 1442 H

Internasional

PBB: Lebih dari 2,4 Juta Anak di Suriah Kehilangan Pendidikan

AA
Anak-anak Suriah telah kembali ke kelas mereka setelah dua tahun karena mereka tidak dapat melanjutkan pendidikan mereka karena pembatasan kelompok PKK
Bagikan:

idayatullah.com–Lebih dari separuh anak-anak di Suriah yang dilanda perang kehilangan pendidikan, kata badan anak-anak PBB UNICEF pada Ahad (24/01/2021). Sepertiga sekolah di Yaman hancur atau dikomandoi oleh para pejuang, lapor Daily Sabah.

Angka tersebut meningkat tajam dari perkiraan sebelumnya ketika UNICEF mengatakan sepertiga dari anak-anak Suriah tidak bersekolah. Setelah hampir sepuluh tahun perang di Suriah, lebih dari separuh anak-anak terus kehilangan pendidikan, kata UNICEF dalam sebuah pernyataan, memperkirakan ada lebih dari 2,4 juta anak-anak putus sekolah di dalam negeri.

“Jumlah ini kemungkinan meningkat pada tahun 2020 karena dampak pandemi Covid-19, yang memperburuk gangguan pendidikan di Suriah,” kata Ted Chaiban, kepala UNICEF untuk Timur Tengah dan Afrika Utara, bersama bos krisis Suriah Muhannad Hadi, dalam pernyataan bersama. “Sistem pendidikan di Suriah terlalu banyak, kekurangan dana, terfragmentasi dan tidak dapat memberikan layanan yang aman, adil dan berkelanjutan kepada jutaan anak,” tambah mereka.

Lebih dari 387.000 orang telah tewas, dan lebih dari setengah populasi sebelum perang Suriah yang berjumlah 20 juta terpaksa meninggalkan rumah mereka sejak perang saudara di Suriah meletus pada 2011. “Satu dari tiga sekolah di Suriah tidak dapat lagi digunakan karena hancur, rusak atau digunakan untuk keperluan militer,” tambah pernyataan itu.

Sekolah-sekolah yang tetap beroperasi, kata UNICEF, seringkali penuh sesak dan terletak di “gedung-gedung dengan fasilitas air dan sanitasi yang tidak memadai, listrik, pemanas atau ventilasi.” UNICEF mengatakan telah mengkonfirmasi 52 serangan terhadap fasilitas pendidikan tahun lalu, menjadikan hampir 700 jumlah pelanggaran yang dikonfirmasi PBB terhadap sekolah dan staf pengajar.*

Rep: Fida A
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Mufti Saudi: Hindari Politik dalam Ibadah Haji

Mufti Saudi: Hindari Politik dalam Ibadah Haji

Salafy Yaman Tegaskan Ikut Pemilu Presiden

Salafy Yaman Tegaskan Ikut Pemilu Presiden

Prancis Sibuk Cari Pembantai Warga Yahudi

Prancis Sibuk Cari Pembantai Warga Yahudi

Idul Adha Masuk Hari Libur Nasional Filipina

Idul Adha Masuk Hari Libur Nasional Filipina

Merasa Bekerja Seperti Budak di Turki, Pengungsi Suriah Ingin ke Jerman

Merasa Bekerja Seperti Budak di Turki, Pengungsi Suriah Ingin ke Jerman

Baca Juga

Berita Lainnya