Rabu, 24 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Larangan Masuk Warga Negara Mayoritas Muslim ke AS Berakhir

[Ilustrasi]
Bagikan:

Hidayatullah.com–Presiden Joe Biden menggunakan hari pertamanya menjabat untuk mengakhiri sejumlah kebijakan keimigrasian yang dibuat pendahulunya, Donald Trump, termasuk larangan bepergian ke AS orang-orang dari negara mayoritas Muslim yang diberlakukan sejak tahun 2017.

Dilansir DW, dari 17 perintah, memorandum dan pernyataan yang dikeluarkan Biden hari Rabu (20/1/2021), enam di antaranya berkaitan dengan keimigrasian –yang kebanyakan menarik kembali kebijakan era Trump yang dianggap kontroversial.

Biden menandatangani perintah eksekutif mengakhiri larangan bepergian ke AS warga dari lebih selusin negara antara lain Eritrea, Yaman, Nigeria dan Sudan. Larangan itu dikeluarkan oleh Trump di awal masa jabatannya.

Biden menilai  kebijakan yang dibuat pendahulunya tersebut diskriminatif.

Langkah Biden diapresiasi oleh sejumlah organisasi peduli hak asasi manusia, termasuk 

American Civil Liberties Union, yang menyebut kebijakan Trump itu sebagai “larangan kejam terhadap Muslim yang menarget orang-orang Afrika.”*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Tidak Ada Orang Chechnya Ikut Perang di Suriah

Tidak Ada Orang Chechnya Ikut Perang di Suriah

AS Kirim Puluhan Kendaraan Lapis Baja ke Iraq Jelang Peringatan Kematian Soleimani

AS Kirim Puluhan Kendaraan Lapis Baja ke Iraq Jelang Peringatan Kematian Soleimani

Inggris Akan Ajari Pemberontak Libya Cara Perang

Inggris Akan Ajari Pemberontak Libya Cara Perang

Sopir Taxi di Virginia Divonis Bui 11 Tahun karena Dukung ISIS

Sopir Taxi di Virginia Divonis Bui 11 Tahun karena Dukung ISIS

Isu Keluarga dan Perkawinan Jadi Tema Pemilu di Jerman

Isu Keluarga dan Perkawinan Jadi Tema Pemilu di Jerman

Baca Juga

Berita Lainnya