Kamis, 25 Maret 2021 / 11 Sya'ban 1442 H

Internasional

Perbatasan Darat Qatar-Saudi Telah Dibuka Kembali setelah Krisis Teluk Mereda

Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani disambut hangat oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS)
Bagikan:

Hidayatullah.com–Kendaraan telah bebas melintasi perbatasan darat Arab Saudi dari Qatar untuk pertama kalinya setelah rekonsiliasi. Empat Negara Arab pernah memutuskan hubungan diplomatik dan transportasi dengan Doha pada pertengahan 2017, lapor Al Jazeera.

Perkembangan itu terjadi pada Sabtu (09/01/2021) setelah kesepakatan pekan ini untuk memulihkan hubungan antara tetangga Teluk. Amir Qatar Sheikh Tamim bin Hamad Al Thani disambut hangat oleh Putra Mahkota Mohammad bin Salman (MBS) setibanya ia di Kerajaan Arab Saudi untuk menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Arab Teluk.

“Ya, perbatasan terbuka,” satu sumber Qatar mengatakan kepada kantor berita AFP, sementara yang lain memastikan bahwa lalu lintas di persimpangan Abu Samra, 120 km (75 mil) selatan Doha, dilanjutkan sekitar pukul 07:00 GMT. “Untunglah krisis telah diselesaikan dan kami mendapat sambutan hangat, dan kebahagiaan yang kami lihat pada saudara-saudara kami,” pengemudi mobil kedua yang melewati penyeberangan mengatakan kepada Ekhbariya TV milik kerajaan.

Zaid Muhammad al-Marri, 23, seorang warga Qatar yang ibunya berasal dari Saudi, berkata: “Sungguh menyenangkan, saya membeli mobil baru ini, Land Cruiser, untuk pergi dan merayakan dengan kerabat saya di Arab Saudi, dan saya mengambil tes virus Corona dan menunggu di sini berharap mereka akan mengizinkan kita menyeberang kapan saja.”

Baca: Blokade Usai, Sheikh Tamim Disambut Pelukan Putra Mahkota Saudi

Riyadh pada Selasa (05/01/2021) mengumumkan kesepakatan yang didukung AS untuk mengakhiri perselisihan pahit dengan Qatar yang membuat Arab Saudi, Uni Emirat Arab (UEA), Bahrain dan Mesir memberlakukan embargo terhadap Doha atas tuduhan bahwa mereka mendukung “ekstremisme” dan Iran. Qatar membantah tuduhan itu dan mengatakan boikot itu bertujuan untuk membatasi kedaulatannya.

Seorang pejabat UEA minggu ini mengatakan perjalanan dan hubungan perdagangan dapat dilanjutkan dalam seminggu setelah kesepakatan. Pemulihkan hubungan diplomatik membutuhkan lebih banyak waktu karena para pihak bekerja untuk membangun kembali kepercayaan.

Baca:  Hamas Sambut Membaiknya Hubungan Saudi dan Qatar

Sejauh ini, tidak ada penerbangan yang dilanjutkan antara Qatar dan empat negara Arab tersebut. Qatar Airways pada Kamis (07/01/2021) mulai mengubah rute beberapa penerbangannya melalui wilayah udara Saudi.

Etihad Airways, maskapai penerbangan Abu Dhabi, bermaksud untuk memulai kembali layanan antara Abu Dhabi dan Doha, kata seorang juru bicara pada hari Sabtu.  Langkah-langkah untuk menahan penyebaran virus korona baru dilakukan di kedua sisi perbatasan darat Saudi-Qatar.

Semua kedatangan ke Qatar yang menyeberang di Abu Samra harus menunjukkan tes COVID-19 negatif, mengikuti tes baru di perbatasan dan karantina selama satu minggu di salah satu dari sejumlah hotel yang dipilih, kata Kantor Berita Qatar.*

Rep: Fida A
Editor: Insan Kamil

Bagikan:

Berita Terkait

Spanyol: Antara Pesta Bola dan Demo Aborsi

Spanyol: Antara Pesta Bola dan Demo Aborsi

Kebakaran Israel Hari ke Enam: 1800 Apartemen dan 10 Ribu Hektar Lahan Dilalap Api

Kebakaran Israel Hari ke Enam: 1800 Apartemen dan 10 Ribu Hektar Lahan Dilalap Api

Diminta Jakarta, Pesawat Militer Prancis Angkut Bantuan Gempa Lombok

Diminta Jakarta, Pesawat Militer Prancis Angkut Bantuan Gempa Lombok

[Video] Pidato Mursy di Hadapan Hakim: Cukuplah Allah Jadi Penolong Kami!

[Video] Pidato Mursy di Hadapan Hakim: Cukuplah Allah Jadi Penolong Kami!

Namibia Darurat Kekeringan

Namibia Darurat Kekeringan

Baca Juga

Berita Lainnya