Rabu, 24 Maret 2021 / 10 Sya'ban 1442 H

Internasional

Dua Prajurit Prancis Tewas di Mali

Seorang tentara Prancis di Mali.
Bagikan:

Hidayatullah.com–Dua personel militer Prancis tewas di Mali hari Sabtu (2/1/2021) ketika kendaraan lapis baja mereka dihantam bom rakitan.

Keduanya sedang mengumpulkan informasi intelijen di daerah Menaka, kata kantor kepresidenan Prancis seperti dilansir BBC Ahad.

Prancis menempatkan 5.100 prajurit di kawasan Sahel yang menjadi garis depan pertempuran melawan kelompok bersenjata selama hampir satu dekade terakhir.

Prancis pertama kali campur tangan di Sahel –daerah semi gersang di selatan Gurun Sahara yang mencakup wilayah Mali, Chad, Niger, Burkina Faso and Mauritania– pada 2013. Sejak itu sudah 50 serdadu Prancis tewas di Sahel, lapor AFP  mengutip keterangan pejabat militer.

Menteri Angkatan Bersenjata Prancis Florence Parly lewat Twitter mengatakan bahwa Prancis kehilangan dua anak bangsa, Yvonne Huynh dan Brig Loïc Risser.

Sersan Huynh, berusia 33 tahun dan ibu dari seorang anak yang masih kecil, merupakan tentang wanita pertama Prancis yang tewas di Sahel, lapor AFP.

Awal pekan kemarin tiga prajurit Prancis lain tewas dalam insiden serupa. Group to Support Islam and Muslims (GSIM), Yang memiliki kaitan dengan al-Qaeda, mengatakan mereka di balik serangan tersebut.

Sampai saat ini belum ada yang mengaku sebagai pelaku serangan hari Sabtu itu.*

Rep: Ama Farah
Editor: Dija

Bagikan:

Berita Terkait

Dewan Kerjasama Teluk Sebut Hizbullah Kelompok Teroris

Dewan Kerjasama Teluk Sebut Hizbullah Kelompok Teroris

Eks Marinir Amerika Serikat Divonis Penjara 16 Tahun karena Spionase di Rusia

Eks Marinir Amerika Serikat Divonis Penjara 16 Tahun karena Spionase di Rusia

Syeikh Al-Sudais: Dunia Jangan Takut dengan Islam

Syeikh Al-Sudais: Dunia Jangan Takut dengan Islam

Tokoh Al-Ikhwan Mesir Nafikan Penyusupan Syiah Lewat Pariwisata

Tokoh Al-Ikhwan Mesir Nafikan Penyusupan Syiah Lewat Pariwisata

Dalih Deradikalisasi, Filipina Seragamkan Kurikulum Pendidikan Islam

Dalih Deradikalisasi, Filipina Seragamkan Kurikulum Pendidikan Islam

Baca Juga

Berita Lainnya